Artikel Islami

Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya

Download Rekaman Tahdzib Sirah Ibnu Hisyam - Ustadz Muhammad Umar As-Sewed FULL dari Awal sampai Kajian Terakhir
Atsar.id
Atsar.id

Download Rekaman Tahdzib Sirah Ibnu Hisyam - Ustadz Muhammad Umar As-Sewed FULL dari Awal sampai Kajian Terakhir

Download Rekaman Tahdzib Sirah Nabawiyyah Ibnu Hisyam - Ustadz Muhammad Umar As-Sewed dari Awal sampai Kajian Terakhir Bismillah, apa kabar sobat, apakah antum sedang mencari-cari kajian Sirah Ibnu Hisyam sana-sani tapi tidak penuh / full. Alhamdulillah kami menemukan link download Tahdzib Sirah Ibnu Hisyam dengan pembicara Ustadz Muhammad Umar As-Sewed hafizhahullah dari Grup Salafy Cirebon. Semoga menjadi amal kebaikan. Barakallahu fiykum. DOWNLOAD DISINI Pembahasan kitab Tahdzib Siroh Ibnu Hisyam karya Syaikh 'Abdussalam Harun rahimahullah. Kitab ini merupakah ringkasan dari Kitab Siroh Nabawiyah yang ditulis oleh Ibnu Hisyam rahimahullah.&nbsp. Kitab ini membahas tentang - kisah dan sejarah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sejak sebelum diutusnya sebagai Nabi dan Rasul. - perjuangan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan para shahabatnya dalam berdakwah kepada Islam serta menegakkan kalimat tauhid Dengan menyimak kisah perjuangan para sahabat Rasulullah radhiyallahu 'anhum dalam membantu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menegakkan agama Allah subhanahu wa ta'ala semoga semakin membuat kita sebagai kaum muslimin, menyadari bahwasanya apa - apa yang sudah kita perbuat dalam berbagai bentuk amalan tidak akan mampu melebihi keutamaan mereka. Bahkan salah seorang dari sahabat pun tidak. Sudah sepantasnya kita sebagai kaum muslimin, mencintai para sahabat Rasulullah radhiyallahu 'anhum, berusaha meneladani mereka sesuai dengan kemampuan yang ada, dan tidak merasa sombong dengan ilmu dan amalan yang telah kita perbuat. Sungguh, apa yang didapati sekarang dari kebanyakan kaum muslimin, kita tidak mensyukuri nikmat Islam yang Allah subhanahu wa ta'ala karuniakan kepada kita semenjak lahir. Kita malah tidak peduli dan berpaling dari agama Allah ta'ala dan semakin lama semakin menjauh darinya. Wallahul musta'an. -Dikutip dari Thalab Ilmu Syari

rekaman
Sep 24, 20152 min read
Hukum Memberikan Daging Kurban Kepada Orang Kafir
Atsar.id
Atsar.id

Hukum Memberikan Daging Kurban Kepada Orang Kafir

HUKUM MEMBERIKAN DAGING KURBAN KEPADA ORANG KAFIR Pertanyaan: Apa hukum memberikan hadiah daging kurban kepada orang kafir? Orang yang berilmu ditempat kami ada yang membolehkan. Dan di kampung kami, kaum muslimin tinggal bertetangga dengan orang-orang kafir. Kami tidak mengetahui hukumnya, apakah boleh bagi kami memberikan daging kurban dan sedekah kami kepada mereka? Jawaban: Boleh hukumnya seorang muslim memberikan hadiah kepada kerabatnya dan tetangganya yang kafir¹ sesuatu dari makanan dan pakaian walaupun daging kurban. Kalau mereka faqir dalam rangka shadaqoh, kalau mereka kerabat dalam rangka menyambung persaudaraan, kalau mereka tetangga dalam rangka menunaikan dan berbuat baik kepada tetangga dan melembutkan hati-hati mereka. Allah berfirman: "Dan apabila keduanya memerintahkan kamu untuk berbuat syirik yang kamu tidak memiliki ilmu tentangnya, maka jangan kamu patuhi keduanya. Dan Pergauilah keduanya di dunia dengan baik (QS. Luqman 15). Allah berfirman: Allah tidak melarang kalian untuk berbuat baik &nbsp.dan adil kepda orang-orang kafir yang tidak memerangi agama kalian dan mengeluarkan kalian dari tempat tinggal kalian. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat adil (QS. al-Mumtahanah 8). Di dalam hadits Asma' bintu Abi Bakr, Nabi memerintahkan beliau untuk menyambung tali persaudaraan dengan ibunya yang ketika itu kafir. Demikan juga Umar bin Khattab pernah memberikan pakain kepada kerabatnya yang kafir. Dan didalam syariat tidak ada dalil yang melarang perbuatan tersebut, sehingga hukum asalnya boleh. Adapun zakat/ shadaqah yang wajib, maka tidak boleh diberikan kepada orang-orang kafir kecuali dalam rangka melembutkan hati-hati mereka. ------------------ 1. Selain kafir harbi (kafir yang memerangi kaum muslimin) Fatwa Lajnah Daimah no 2618 Ketua     :Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz Wakil     :Syaikh Abdurrozaq ' Afifi Anggota:Abdulloh bin Ghudaiyan :Abdulloh bin Qu'ud Alih bahasa : Ustadz Abu Falah Pendem ----------------------------- http://forumsalafy.net/hukum-memberikan-daging-kurban-kepada-orang-kafir/ ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Fiqih
Sep 23, 20152 min read
Hukum Puasa Arafah
Atsar.id
Atsar.id

Hukum Puasa Arafah

PUASA HARI ARAFAH ! Rasulullah ﷺ pernah ditanya mengenai puasa di hari Arafah, beliau pun bersabda : يكفر السنة الماضية والباقية "Puasa hari Arafah akan menghapuskan dosa-dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang." (HR. Muslim dari hadits Abu Qatadah al-Anshari رضي الله عنه ) Disunnahkan bagi orang-orang yang tidak sedang menunaikan ibadah haji untuk berpuasa di hari Arafah, yaitu pada tanggal 9 Dzulhijjah, yang bertepatan dengan wukuf jamaah haji di Padang Arafah. Puasa ini akan menghapuskan dosa-dosa kecil yang dilakukan setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Akan tetapi, puasa ini tidak dapat menghapuskan dosa-dosa besar, menurut pendapat jumhur (mejoriti) ulama. Pendapat ini yang dipilih oleh asy-Syaikh al-'Utsaimin pada kitab Fath Dzil Jalalu wal Ikram. Alasannya, puasa ini tidaklah lebih utama dan lebih kuat daripada solat 5 waktu, solat Juma'at, atau puasa Ramadhan yang merupakan ibadah-ibadah wajib. Padahal ibadah-ibadah wajib ini hanya mampu menggugurkan dosa-dosa kecil, sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ : الصلوات الخمس والجمعة إلى الخمعة ورمضان إلى رمضان مكفراتٌ ما بينهن إذا الجتنب الكبائر. "Solat 5 waktu, solat Juma'at hingga solat Juma'at berikutnya, dan solat Ramadhan hingga Ramadhan berikutnya adalah penghapus dosa-dosa yang ada di antara semua itu, selama seseorang meninggal dosa-dosa besar." (HR. Muslim dari Abu Hurairah رضي الله عنه ) Jadi, dosa-dosa besar hanya akan terhapus dengan taubat atau dengan rahmat Allah ﷻ. Disalin dari كتاب الصيم Kitab Puasa Lengkap, al-Imam al-'Alamah 'Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, Pensyarah : al-Ustadz Abu 'Abdillah Muhammad as-Sarbini al-Makassari. WhatsApp طريق السلف . Publikasi: WA Salafy Solo 22 September 2015 ➖〰➖〰➖〰➖〰➖ PUASA 'ARAFAH Bagi jama’ah haji, hari 'Arafah adalah saat yang istimewa. Karena pada hari itulah puncak pelaksanaan manasik haji ditunaikan, yaitu wukuf di padang 'Arafah. Pada saat itulah Allah Subhaanahu wa Ta’ala memuji dan membanggakan mereka di hadapan para malaikat-Nya. Dan pada hari itulah, banyak hamba-hamba Allah Subhaanahu wa Ta’ala yang dibebaskan dari An-Naar (api neraka). Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya): “Tidak ada hari yang Allah membebaskan hamba-hamba dari api neraka yang lebih banyak daripada hari Arafah, dan sesungguhnya Allah akan mendekat dan kemudian membanggakan mereka di hadapan para malaikat dan berfirman: 'Apa yang mereka inginkan?” (HR. Muslim) Bagi umat Islam yang TIDAK SEDANG MENUNAIKAN IBADAH HAJI pun, juga berkesempatan untuk mendapatkan keutamaan dan pahala yang besar di hari itu, yaitu DENGAN BERPUASA ('ARAFAH). Walaupun hukumnya Sunnah, namun amalan puasa yang dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah ini memiliki keutamaan yang sangat besar, sebagaimana sabda Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam: ﻳُﻜَﻔِّﺮُ ﺍﻟﺴَّﻨَﺔَ ﺍﻟْﻤَﺎﺿِﻴَﺔَ ﻭَﺍﻟْﺒَﺎﻗِﻴَﺔَ “(Puasa 'Arafah) menghapus dosa-dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim) Diterangkan oleh An-Nawawi rahimahullaah bahwa puasa ‘Arafah itu bisa menggugurkan dosa-dosa pelakunya selama dua tahun. Dan yang dimaksud dosa di sini adalah dosa-dosa kecil. Kalau tidak memiliki dosa kecil, diharapkan bisa meringankan beban akibat dosa besarnya. Jika tidak, maka diharapkan akan mengangkat derajat orang yang berpuasa ‘Arafah tersebut. (Syarh Shahih Muslim) Maka dari itu, seorang muslim hendaknya tidak terlewatkan dari kesempatan meraih keutamaan yang sangat besar ini. Baarakallaahufiiykum dinukil dari tulisan Al-Ustadz Abu Abdillah Kediri hafizhahullaah, di Buletin Al-'Ilmu. ----- NB: Hari 'Arafah tahun ini (9 Dzulhijjah 1436H), jatuh pada: Rabu {BESOK}, 23 September 2015M Al-Manshurah Singaraja ➖〰➖〰➖〰➖〰➖ Puasa Arafah Dari Abu Qotadah رضي الله عنه bahwa Nabi Shallahu ' Alahi wasallam ditanya tentang puasa arafah? Beliau صلى الله عليه وسلم bersabda : " Mengugurkan dosa tahun lalu dan yang akan datang." ( HR. Muslim no 1162 ) Berkata Al Imam As Shon ' ani : " Terjadi kerancuan dalam memahami makna takfir ( pengguguran dosa ) pada perkara yg belum terjadi yaitu tahun yang akan datang. Maka dijawab bahwa yang diinginkan dalam hadits, adalah seorang hamba diberikan taufiq pada tahun tersebut untuk tidak melakukan dosa. Dan dinamakan takfir ( pengguguran ) karena adanya keserasian dengan lafadz yang akan datang. Atau makna yang lain jika seorang hamba terjatuh dalam dosa, akan diberikan taufiq untuk mengerjakan amalan yg mengugurkan dosa tersebut." Subulus Salam 2/ 339 Forum Ma' had Nurus Sunnah Tegal Al-Allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata : " Puasa hari Arafah untuk selain jamaah Haji itu sunnah muakkadah (sunnah yang ditekankan). [Majmu' Fatawa 20/46] ❍وَقال العلامة ابن عثيمين رحمه الله: "صيام يوم عرفة لغير الحاج سنة مؤكدة". 📚[ مجموع الفتاوى (20/ 46) ] 📚 Sumber : http://cutt.us/WRFgL ⚪️ WhatsApp Salafy Indonesia ⏩ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

fadhilah
Sep 22, 20155 min read
Awas Bahaya Islam Nusantara
Atsar.id
Atsar.id

Awas Bahaya Islam Nusantara

AWAS!! Bahaya ISLAM NUSANTARA 1.Islam Nusantara adalah Islam versi Nusantara, tidak mau sama dengan Islam hakiki yang dibawa oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam. Tidak mau menjiplak persis Islam yang dibawa oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam. Padahal Islam yang benar adalah Islam yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam, Islam yang sesuai dengan Sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam, sebagaimana yang telah diwarisi dan diamalkan oleh para shahabat radhiyallahu 'anhum, para tabi’in dan tabi’ut tabi’in rahimahumullah AL-IMAM ASY-SYAFI’I rahimahullah mengatakan, “Kaum muslimin telah sepakat (Ijma’) bahwa barangsiapa yang telah jelas baginya sunnah (ajaran dan bimbingan) Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam maka TIDAK HALAL baginya untuk meninggalkannya karena alasan pendapat dari siapapun.” (I’lam al-Muwaqqi’in 2/282) Al-Imam al-Barbahari rahimahullah mengatakan, “Ketahuilah bahwa Islam adalah Sunnah (ajaran dan bimbingan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam) dan Sunnah adalah Islam. Salah satu dari keduanya tidak bisa tegak tanpa yang lainnya.” (Syarhus Sunnah 1) --------------------------------------- 2. Islam Nusantara MENGAKUI Syi’ah sebagai bagian yang sah dari agama Islam, dan sangat anti dengan apa yang mereka sebut sebagai “Wahabi”. Padahal Syi’ah merupakan kelompok yang paling jahat terhadap kaum muslimin dan tak henti-hentinya menorehkan sejarah berdarah terhadap umat ini. &amp.128293; Prinsip-prinsip dan ajaran Syi'ah BERBEDA dengan Islam --------------------------------------- 3. Islam Nusantara sangat dengki, benci, dan memusihi apa yang mereka sebut dengan “Wahabi”. Sehingga Islam Nusantara dibuat dalam rangka menghadang apa yang mereka sebut dengan “Wahabi” itu. Padahal kaum “Wahabi” berdakwah kepada apa yang didakwahkan oleh para nabi dan rasul kepada umatnya. Yaitu ajakan untuk menegakkan tauhid ibadah hanya kepada Allah dan memperingatkan dari berbagai bentuk perbuatan Syirik. Menunjukkan kepada umat keindahan dan kemurniaan ajaran Islam yang dibawa baginda Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam. MELALUI PROSES DAKWAH YANG DILAKUKAN DENGAN PENUH HIKMAH DAN KASIH SAYANG. Sehingga benar-benar mendatangkan cahaya, rahmat, dan pengaruh yang sangat positif bagi kaum muslimin, tidak hanya di jazirah Arabia, bahkan juga di segenap Alam Islami. Sehingga terwujudlah kemuliaan, kemenangan, dan kejayaan dengan meraih janji Allah dalam ayat-Nya : “Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kalian dan mengerjakan amal-amal shalih bahwa Dia sungguh- sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap beribadah kepada-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka Itulah orang-orang yang fasik.” (an-Nuur : 55) --------------------------------------- 4. Salah satu pengusung resmi ajaran Islam Nusantara adalah ormas NU. Sebagaimana yang telah ditegaskan dalam Muktamar NU ke-33 yang mengusung tema, “Meneguhkan Islam Nusantara untuk peradaban Indonesia dan dunia” Maka WASPADALAH!!! --------------------------------------- 5. Islam Nusantara merupakan kelanjutan dari Islam Liberal. Yang selama ini tak henti-hentinya para tokoh Islam Liberal melontarkan berbagai pernyataan yang meresahkan kaum muslimin, bahkan menghinakan dan menginjak-injak agama Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. Maka WASPADALAH!!! Ya Allah lindungilah kaum muslimin dan negeri ini dari berbagai bencana dan malapetaka. bersambung, insya Allah ………………………………………… Majmu'ah Manhajul Anbiya ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Aqidah
Sep 22, 20154 min read
«»
HomeRadioArtikelPodcast