Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya

KRITERIA SAHABAT Dalam memilih orang-orang yang dijadikan sahabat,hendaknya ada barometer yang jelas. Sebab, seseorang itu dinilai dari agama sahabat dekatnya. Di antara kriteria seseorang yang bisa dijadikan sahabat adalah berakal, berakhlak baik, bukan orang fasik, bukan ahli bid'ah, dan bukan …

AKHLAK ORANG-ORANG YANG MENUJU ALLAH DAN NEGERI AKHERAT TERHADAP .SAUDARANYA SEIMAN Berkata As Syaikh Abdurrahman As Sa'di -rahimahullah dalam syairnya : نصحوا الخليقة فى رضى محبوبهم بالعلم والإرشاد والإحسان صحبوا الخلائق بالجسوم وإنما أرواحهم فى منزل فوقاني "Mereka (yang menu…

KAIDAH YANG BENAR TRANSLITERASI BAHASA ARAB KE BAHASA INDONESIA Tanya: Bismillah, kami selaku orang tua murid di sekolah pondok sering menerima beberapa surat dari sekolah tentang berbagai hal terkait kegiatan dalam proses belajar mengajar di sekolah, yang ingin kami tanyakan bagaimana ca…

ORANG GILA PUN MEMBANTAH AHLI BID’AH Abul Qasim Al-Hasan bin Muhammad bin Habib An-Naisabury (wafat tahun 406 H) meriwayatkan dalam kitabnya yang berjudul Uqalaa’ul Majaaniin hal. 155-157 dengan sanadnya dari Nu’aim Al-Khasysyab dia menceritakan: Bahlul Al-Majnun menulis surat kepada Khali…

NASEHAT EMAS IMAM al-WADI RAHIMAHULLAH TA’ALA BAGI SALAFIYIN Soal: Apa nasehat Anda bagi kami, ya Syaikh? Jawaban: Perkara yang saya nasehatkan kepada kalian sebelum segala sesuatu adalah: Takwallah Subhanahu wata’ala dan Ikhlas untuk meraih wajah Allah ‘Azza wa Jalla. Adapun setelah itu, saya nasehatkan kepada kalian untuk: Gigih dan bersungguh-sungguh dalam mencari dan menyebarkan ilmu yang bermanfaat: menjalin tali persaudaraan di antara kalian, serta berta’awun di atas kebaikan dan ketakwaan. Saya nasehatkan pula: agar kalian berlaku lemah lembut. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa’ala alihi wasallam bersabda, “Tidaklah sikap lemah lembut diletakkan pada sesuatu melainkan akan menghiasinya. Dan tidak dicabut dari suatu perkara melainkan semakin mengotorinya.” Beliau juga bersabda, “Berilah kabar gembira, jangan menyebabkan orang lain lari. Mudahkan urusan jangan mempersulit.” Kalian, in syaa Allah, berjalan di atas kelemah-lembutan. Bukanlah suatu persyaratan, semua manusia menerima dakwah kalian. Mungkin satu dua orang yang menerima dakwah kalian pada waktu itu, karena kalian menyeru mereka perkara yang menghalangi manusia dari syahwat yang haram. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa’ala alihi wasallam bersabda, “Jannah dikelilingi perkara-perkara yang dibenci. Sementara Neraka dikelilingi perkara-perkara yang menyenangkan hawa nafsu.” Kalian  .… , dakwah kalian tidak seperti dakwah (kelompok-kelompok) yang lain, dakwah mereka yang membolehkan segala apa yang mereka inginkan semata-mata agar manusia mengikuti mereka. Dakwah kalian tidak dibangun di atas prinsip ini. Dakwah kalian mengajak umat untuk berpegang dengan al-Quran dan as-Sunnah. Dakwah syumuliyah (yang segala aspek kehidupan dengan berpegang al-Quran dan as-Sunnah). “Hai orang-orang yang beriman, masuklah kalian ke dalam Islam secara menyeluruh.” Umat manusia merasa berat jika kalian ajak mereka untuk berpegang dengan al-Quran dan As-Sunnah. Namun setelah itu, kalian akan mendapati kelegaan dan ketentraman untuk berpegang dengan al-Quran dan as-Sunnah. Ini yang hendak saya sampaikan kepada kalian. Saya memohon kepada Allah agar mengampuni kami, kalian, dan seluruh kaum muslimin. Segala puji kesempurnaan hanya bagi Allah Rabb alam semesta ini. Sumber: http://www.muqbel.net/fatwa.php?fatwa_id=4158 Alih bahasa: Ustadz Abu Bakar Jombang Arsip WSI || http://forumsalafy.net/nasehat-emas-imam-al-wadi-rahimahullah-taala-bagi-salafiyin/ ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Lanjutan Pembahasan Shalat Setelah kajian tentang shalat sudah tamat. Mudah-mudahan bisa segera dibukukan beserta kajian tentang azan (jadi satu buku). Berikutnya, mohon juga dimuat di majalah ini tentang zikir-zikir setelah shalat fardhu. Barakallahu fikum. Ulul Albab—0852597xxxxxx Jawaban Redaksi: Usul Anda menarik, insya Allah kami pertimbangkan. Wa barakallahu fikum. Ukuran Majalah Diperkecil Saya mau usul, […]

السلام عليكم ورحمة الله و بركاته Sebagai produk intepretasi, tafsir niscaya akan beragam. Walaupun objek tafsirnya sama, namun keilmuan penafsir, serta pemikiran dan kultur yang memengaruhi, akan membedakan hasilnya. Benar memang jika dikatakan bahwa al-Qur’an bagaikan permata, dipandang dari sudut mana pun akan tetap memancarkan cahaya. Namun, bukan berarti semua “sudut pandang” ini lantas dikatakan […]

Al-Imam Muhammad bin Husain al-Ajurri rahimahullah berkata, “Tidak sepantasnya orang yang melihat kesungguhan seorang Khawarij—yang telah memberontak kepada penguasa, baik yang adil maupun yang jahat; lantas keluar dari ketaatan kepada penguasa, membuat kelompok sendiri, menghunuskan pedangnya, dan menghalalkan pembunuhan terhadap kaum muslimin—tertipu oleh bacaan al-Qur’an si Khawarij itu, lamanya berdiri ketika shalat, puasanya yang terus-menerus, […]

Seorang muslim, sikapnya selalu ditimbang dengan dalil. Karenanya, ia paling semangat menuntut ilmu, untuk diamalkan dalam kehidupan keseharian. Diam dan geraknya selalu terkait dengan boleh atau tidak, pahala ataukah dosa. Semakin ia terikat dengan hukum syariat, ketika itu pula jiwa penghambaannya kepada Allah semakin besar. Pada titik ideal, ia akan sampai kepada derajat […]

NASEHAT BERHARGA UNTUK PARA PENUNTUT ILMU Asy Syaikh al ‘Allamah Muhammad bin Sholih al ‘Utsaimin rahimahullah ta’ala. Beliau rahimahullah berkata: “Seyogianya seseorang berusaha menjaga baiknya hatinya, apabila hatinya baik maka akan baiklah seluruh anggota tubuhnya. Dia tinggalkan pembicaraan mendalam pada masalah yang tidak berguna, meninggalkan perdebatan, perselisihan yang tidak bermanfaat. Dia tinggalkan sikap fanatik hizbiyyah yang telah memecah belah umat Islam dan memilih untuk kembali kepada (bimbingan) Allah Azza wa Jalla. Maka terkadang engkau mendapati seorang muslim awam lebih baik akidah dan keikhlasannya dibandingkan kebanyakan para penuntut ilmu, yaitu : Mereka yang tidak memiliki kemauan selain mengambil (ucapan) dan membantahnya, Qiila wa qaal (ucapan-ucapan tanpa sanad shohih) dan apa pendapatmu hai fulan ( tentang masalah ini dan itu)? Apa pendapatmu soal kitab Fulaniy? Serta apa yang ditulis oleh si Fulan? Hal seperti inilah yang menyia-nyiakan seorang hamba dan menghilangkan hatinya untuk (menerima bimbingan) Allah Azza wa Jalla, dan dia tidak menempatkan pada dirinya keinginan selain qiila wa qaal. Maka nasihatku untuk setiap insan : Sebaiknya dia kembali (pada bimbingan) Allah Azza wa Jalla dan meninggalkan manusia dengan berbagai perselisihan di antara mereka. Ini adalah hal terbaik. Sumber : (Silsilah Liqo’at al Babul Maftuh. No.232). Sumber : http://forumsalafy.net/nasehat-berharga-untuk-para-penuntut-ilmu/ ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

DIAM DARI KEBENARAN ADALAH SYAITHAN BISU ✒Asy Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz  .رحمه الله Soal: Saya pernah mendengar bahwa orang yang diam dari kebenaran adalah syaithan bisu, apakah ini benar? Asy Syaikh: Ya, kalimat ini diucapkan oleh sebagian salaf. Bukan hadits dari…

WAJIB BERPEGANG DENGAN AL-HAQ DAN TIDAK TAKLID PADA SIAPAPUN Asy Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah al Fauzan حفظه الله Pertanyaan: Sebagian orang -semoga Allah memberi hidayah kepada mereka- sangat mengkultuskan beberapa pihak dan mereka sangat fanatik kepada pendapat-pendapatnya. B…