Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya

Hukum Sholat Di Masjid Yang Di Depannya Ada Kuburan Al Imam Al Muhaddits Muqbil bin Hadi Al Wadi'iy -rahimahullah- Soal : Apa hukum sholat di masjid yang di depannya ada kuburan? Jawaban : Alhamdulillah wash sholatu wassalamu alaa rasulillah wa ala alihi wa ash habihi wa man walah. Wa asy hadu an laa ilaha illallah wahdahu la syarikalah wa asy hadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh. Amma ba'du, Maka hukum sholat di masjid yang di depannya ada kuburan yang berada di luar dinding masjid adalah sah. Karena yang terlarang adalah sholat di masjid yang di dalamnya ada kuburan. Sebagaimana telah diterangkan dalam hadits Abi Said Al Khudriy -radhiyallahu anhu- dari Nabi -shallallahu alaihi wa sallam-, beliau bersabda : "Permukaan bumi semuanya adalah masjid (tempat sholat) kecuali pekuburan dan kamar mandi" Dan dalam Shahih Muslim dari hadits Jundub dari Nabi -shallallahu alaihi wa sallam-, beliau bersabda : "Ketahuilah oleh kalian, sesungguhnya orang-orang sebelum kalian dahulu mereka menjadikan kuburan-kuburan Para Nabi dan orang shaleh diantara mereka menjadi masjid-masjid. Maka janganlah kalian menjadikan kuburan-kuburan menjadi masjid-masjid, sesungguhnya aku melarang kalian akan hal itu". Dan juga hadits : Sesungguhnya Nabi -shallallahu alaihi alaihi wa sallam- bersabda : "Janganlah kalian sholat menghadap ke keburan dan janganlah kalian duduk di atasnya" Larangan ini berlaku jika sholat menghadap ke kuburan tanpa adanya pagar atau dinding. Adapun jika terdapat pagar atau dinding, dan kuburan tersebut berada di luar mesjid, maka sholat tersebut sah in sya Allah. Kitab rujukan : Tuhfatul Mujib hal. 83 ------------------- 🌱سلسلة فتاوى الصلاة🌱 ✅حكم الصلاة في مسجد أمامه مقبرة✅ 📕للإمام المحدث مقبل بن هادي الوادعي رحمه الله 🔻 السؤال: ما حكم الصلاة في المسجد الذي أمامه مقبرة؟ 🔻الإجابة: الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وأصحابه ومن والاه، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدا عبده ورسوله. أما بعد: فالصلاة في المسجد الذي أمامه مقبرة خارج جدار المسجد صحيحة، لأن النهي عن الصلاة في المسجد الذي فيه مقبرة، كما جاء عن أبي سعيد الخدري -رضي الله عنه- عن النبي -صلى الله عليه وعلى آله وسلم- أنه قال: «الأرض كلها مسجد، إلا المقبرة والحمام». وفي «صحيح مسلم» من حديث جندب عن النبي -صلى الله عليه وعلى آله وسلم- قال: «ألا وإن من كان قبلكم كانوا يتخذون قبور أنبيائهم وصالحيهم مساجد، ألا فلا تتخذوا القبور مساجد، إني أنهاكم عن ذلك». وحديث: أن النبي -صلى الله عليه وعلى آله وسلم- قال: «لا تصلوا إلى القبور، ولا تجلسوا عليها». فهذا إذا كانت الصلاة إليها بدون حائط أو جدار. أما إذا وجد الجدار أو الحائط وهي خارج المسجد، فالصلاة صحيحة إن شاء الله. ▫️▪️▫️▪️ راجع كتاب : ( تحفة المجيب ص 83 ) . ▫️▪️▫️▪️ الفتوى الصوتية : 👇 http://www.muqbel.net/fatwa.php?fatwa_id=3568 ➖➖➖➖➖ لتحميل تطبيق فتاوى الإمام الوادعي 👇🏽👇🏽👇🏽👇🏽 http://bit.ly/1YTqv7C 〰〰〰〰 قناة الإمام الوادعي على التيلجرام http://bit.ly/1NAgjgJ ➖➖➖➖➖➖➖➖➖ Syabab Ashhaabus Sunnah Channel Telegram http://bit.ly/ashhabussunnah

TETAP TEGARNYA HATI DIATAS KEBAIKAN Dan telah diriwayatkan dalam sebuah hadits, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berkata: يا مقلب القلوب ثبت قلوبنا على دينك , يا مصرف القلوب اصرف قلبنا إلى طاعتك “Wahai Dzat Yang membolak-balikkan hati, kokohkanlah hati-hati kami di atas agama-Mu, wahai Dzat yang mengarah-arahkan hati, arahkanlah hatiku untuk mentaati-Mu.” Dalam hadits lainnya: مثل القلب كمثل ريشة بأرض فلاة تقلبها الرياح “Permisalan hati itu ibaratnya seperti sebuah bulu yang terletak di padang pasir yang dibolak-balik oleh angin.” Ketahuilah, sesungguhnya hati itu ditinjau dari kekokohan diatas kebaikan dan kejelekkan atau berbolak baliknya diantara keduanya itu terbagi menjadi tiga macam: Hati yang pertama. adalah hati yang dimakmurkan dengan ketakwaan, disucikan dengan latihan, dibersihkan dari kejelekkan-kejelekkan akhlaq. Maka terbukalah bisikan-bisikan kebaikan (dalam hati) dari perbendaharaan alam ghaib, lalu malaikat menguatkannya dengan hidayah. Hati yang kedua; adalah hati yang terbengkalai yang diisi dengan hawa, dikotori dengan kotoran-kotoran, tercemari oleh akhlak-akhlak yang jelek. Maka menjadi kuatlah padanya kekuasaan syaithon karena keluasan tempatnya. Dan menjadi lemahlah kekuasaan iman padanya. Dan hatinya dipenuhi oleh asapnya hawa nafsu, maka hilanglah cahayanya, keadaannya menjadi seperti mata yang dipenuhi oleh asap yang tidak memungkinkan baginya untuk melihat. Tidak lagi berpengaruh baginya larangan tidak pula nasihat. Hati yang ketiga; Hati yang mulanya ada bisikan hawa nafsu lalu ia mengajaknya untuk berbuat jelek, lalu disusul oleh bisikan keimanan sehingga mengajaknya untuk berbuat baik. Contohnya : Tatkala syaithon mendorong kepada suatu keinginan atas akal, maka menjadi kuatlah dorongan hawa nafsu. Lalu ia mengatakan: “Tidakkah engkau melihat si fulan dan fulan, bagaimana mereka melepaskan diri-diri mereka dalam hawa nafsunya.” Hingga syaithon menyebutkan beberapa ulama (yang tergelincir dalam hawa nafsu-pent), maka jiwanya mulai condong kepada syaithon. Lalu malaikat membantah syaithon dan mengatakan: “Tidaklah binasa kecuali orang yang melupakan siksaan (akhirat), maka janganlah engkau tertipu dengan lalainya manusia terhadap diri mereka sendiri. Tidakkah engkau lihat, jika engkau berdiri di bawah terik matahari pada musim panas dalam keadaan engkau memiliki rumah yang sejuk, apakah engkau akan mencocoki mereka (dengan tetap berjemur di matahari-pent) ataukah engkau mencari kemaslahatan (dengan masuk rumahmu-pent)? Apakah engkau menyelisihi mereka dalam urusan panasnya terik matahari dan engkau tidak menyelisihi mereka dalam perkara yang akan mengantarkan ke neraka?” Maka jiwanyapun mulai condong kepada perkataan malaikat. Maka terjadilah kebimbangan diantara dua pasukan, sampai kepada yang menguasai hati adalah yang lebih pas untuknya. Maka barang siapa yang diciptakan untuk kebaikan maka dia akan dimudahkan untuk itu, dan barang siapa yang diciptakan untuk kejelekkan, maka dia akan dimudahkan untuk itu. Allah berfirman: فَمَنْ يُرِدِ اللَّهُ أَنْ يَهْدِيَهُ يَشْرَحْ صَدْرَهُ لِلإِسْلامِ وَمَنْ يُرِدْ أَنْ يُضِلَّهُ يَجْعَلْ صَدْرَهُ ضَيِّقًا حَرَجًا كَأَنَّمَا يَصَّعَّدُ فِي السَّمَاء “Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit.” (QS. Al-An’aam 125) Ya Allah berikan kami taufik terhadap perkara-perkara yang Engkau cintai dan ridhai. Disadur dari kitab Mukhtashar Minhajil Qashidin karya Ibnu Qudamah Al-Maqdisi h. 147-148. http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=153718#entry715857 Ustadz Abu Hafs Umar al Atsary hafizhahullah || www.forumsalafy.net ---------------------- Syaikh Ibnu al ‘Utsaimin rahimahullah berpesan: ⚠️ "Seorang manusia itu, selama ruh masih di jasadnya maka dia terancam (tidak aman) dengan fitnah. Oleh karena itu, aku berwasiyat kepada diriku sendiri dan kepada kalian agar senantiasa memohon kepada Allah kekokohan di atas iman dan hendaknya dia khawatir, Karena di bawah kaki-kaki kalian ada perangkap. ✅ Jika Allah ‘Azza wa Jalla tidak mengokohkan kalian maka kalian akan terjatuh dalam kebinasaan." Syarhul Mumti’: 5/388 Syabab Ashhaabus Sunnah

SEBENAR-BENARNYA TAQWA DAN KOKOH DIATASNYA SERTA ISTIQOMAH HINGGA KEMATIAN ☀️ Allah ta'ala berfirman: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ . “Wahai orang-orang yang beriman! Bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya taqwa kepadaNya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim.” (QS. Ali imron: 102) 🌈 Asy Syaikh 'Abdurrahman As Sa'diy rahimahullah berkata : “Ini (ayat di atas) merupakan perintah Allah untuk para hamba-Nya yang beriman agar bertaqwa kepada-Nya dengan sebenar-benarnya taqwa dan kokoh diatasnya serta istiqomah hingga kematian. Barangsiapa bersungguh-sungguh terhadap sesuatu, maka ia akan menginggal di atas sesuatu itu. Maka barang siapa yang keadaannya, hidupnya dan keberadaannya terus menerus di atas taqwa kepada Rabbnya dan ketaatan kepada-Nya, kematian akan menimpanya di saat seperti itu. Allah ta’ala akan mengokohkan taqwa ketika kematiannya dan memberinya kematian khusnul khatimah. Taqwa kepada Allah dengan sebenar-benarnya taqwa sebagaimana perkataan Ibnu Mas’ud: yaitu menta’ati dan tidak bermaksiat, mengingat dan tidak melupakan, dan bersyukur dan tidak mengkufuri. Ayat ini menunjukkan penjelasan hak Allah ta’ala yaitu ketaqwaan hamba. Adapun kewajiban hamba terhadap taqwa ini, maka sebagaimana firman Allah ta'ala : فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ "Bertaqwalah kepada Allah semampu kalian" Dan penjelasan tentang taqwa itu di dalam hati dan diaplikasikan anggota badan sangat banyak. Semuanya (menjelaskan) taqwa itu adalah mengerjakan perintah Allah dan menjauhi segala laranganNya”. 📖 Tafsir As Sa'diy hal. 142 ------------------- قال اللّٰه تعالى : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ ( آل عمران : ١٠٢) قال الشيخ عبد الرحمن السعدي رحمه الله : هذا أمر من الله لعباده المؤمنين أن يتقوه حق تقواه، وأن يستمروا على ذلك ويثبتوا عليه ويستقيموا إلى الممات، فإن من عاش على شيء مات عليه، فمن كان في حال صحته ونشاطه وإمكانه مداوما لتقوى ربه وطاعته، منيبا إليه على الدوام، ثبته الله عند موته ورزقه حسن الخاتمة، وتقوى الله حق تقواه كما قال ابن مسعود: وهو أن يُطاع فلا يُعصى، ويُذكر فلا ينسى، ويشكر فلا يكفر، وهذه الآية بيان لما يستحقه تعالى من التقوى، وأما ما يجب على العبد منها، فكما قال تعالى: فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ وتفاصيل التقوى المتعلقة بالقلب والجوارح كثيرة جدا، يجمعها فعل ما أمر الله به وترك كل ما نهى الله عنه. تفسير السعدي ص ١٤٢ 🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻 ✍ Syabab Ashhaabus Sunnah 🚀 Channel Telegram http://bit.ly/ashhabussunnah 🖥 www.ittibaus-sunnah.net ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

KAPANKAH SEORANG THOLIBUL ILMI BERHAK UNTUK MENGAJAR? Syaikh al’Allamah Robi’ bin Hadiy hafizhahullah ditanya: Kapankah seorang tholibul ilmi berhak untuk mengatakan: “Ini adalah pendapat yang tampak rajih bagiku” atau “Pendapat inilah yang aku yakini”. Dan kapankah dia layak unt…

Yang Terpenting Adalah Sabar Dalam Menimba Ilmu Wahai sahabatku -rahimakallah- Simaklah kisah yang sangat menakjubkan ini... Disebutkan dalam Thabaqaat Asy Syafi'iyyah, bahwa Ar Rabi' bin Sulaiman rahimahullah dulunya  .beliau adalah seorang yang lambat dalam memahami sua…

NASEHAT EMAS ASY-SYAIKH FAWWAZ BIN ALY AL-MADKHALY HAFIZHAHULLAH Mungkin sebagian orang menilaimu sebagai orang yang bertakwa, Mungkin yang lainnya menilaimu sebagai orang yang banyak berbuat dosa, Sedangkan yang lainnya mungkin menilaimu demikian atau demikian... Tetapi... Engkau lebih mengetahui keadaan dirimu. Rahasia satu-satunya yang tidak mengetahuinya kecuali dirimu adalah hubungan rahasiamu dengan Rabbmu. Maka janganlah engkau tertipu dengan orang-orang yang memuji... Dan orang-orang yang mencelamu tidak akan merugikanmu... Allah Ta'ala berfirman: ﺑَﻞِ ﺍﻟْﺈِﻧْﺴَﺎﻥُ ﻋَﻠَﻰ ﻧَﻔْﺴِﻪِ ﺑَﺼِﻴﺮَﺓٌ. "Bahkan seseorang itu sangat mengetahui keadaan dirinya." (QS. Al-Qiyamah: 14) Termasuk bahaya yang selalu mengancam dalam kehidupan ini yang selalu mengiringi ketaatan dan kemaksiatan, engkau tidak tahu manakah dari keduanya itu yang akan menjadi penutup bagi kehidupanmu. Maka lakukanlah ketaatan karena ikhlash, bukan karena sekedar ingin melepaskan diri dari kewajiban. Dan jagalah amalan nafilah dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah, bukan karena ingin menampakkan sikap pemurah. Jadi demi Allah, engkau yang paling membutuhkan ketaatan, sementara Rabbmu -Subhanah- sama sekali tidak membutuhkannya. Jangan engkau menjadikan keinginanmu untuk mengharapkan pujian manusia kepadamu, karena hati mereka berbolak-bolik. Mungkin saja hari ini mereka mencintaimu, namun besok mereka membencimu. Hendaknya tujuanmu adalah bagaimana agar Rabb manusia dan Rabbmu mencintaimu, karena sungguh jika Allah telah mencintaimu, pasti Dia akan menjadikan hati-hati manusia mencintaimu. Sesuatu yang haram tetaplah haram hukumnya, walaupun semua orang melakukannya. Engkau sekali-kali jangan mengalah dengan meninggalkan prinsip-prinsipmu, dan jangan mempedulikan manusia, karena kelak engkau akan dihisab sendirian. Oleh karena inilah maka hendaknya engkau tetap istiqamah sebagaimana yang diperintahkan kepadamu, bukan sebagaimana yang engkau mau. Jadikanlah untuk dirimu simpanan dan rahasia (amal shalih) yang tidak diketahui kecuali oleh Allah... Karena sebagaimana dosa-dosa yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi itu membinasakan... Demikan juga kebaikan-kebaikan yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi itu akan menyelamatkan... ---------- كلام يكتب بماء الذهب قال الشيخ فواز المدخلي حفظه الله: قد يراك البعض تقياً، وقد يراك آخرون مجرماً، وقد يراك آخرون… لكن... أنت أدرى بنفسك. السر الوحيد الذي لا يعلمه غيرك هو: [سر علاقتك بربك]  . فلا يغرك المادحون... ولا يضرك القادحون... قال تعالى: {بَل الإنسَان على نَفسِهِ بَصيرَة} من خطورة العيش بين الطاعة والمعصية أنك لا تدري في أي فترة منهما ستكون الخاتمة... افعل الطاعة إخلاصاً لا تخلصا... وحافظ على النفل تقرباً لا تكرماً... فأنت والله أحوج للطاعة وربُك سُبحانه غنيٌ عنها. لا تجعل همُّك هو حب الناس لك فالناس قلوبهم متقلبة، قد تحبك اليوم وتكرهك غداً. وليكن همُّك كيف يُحبك رب الناس فإنه إن أحبك جعل أفئدة الناس تحبك. والحرام يبقى حراماً حتى لو كان الجميع يفعله. لا تتنازل عن مبادئك ودعك منهم، فسوف تحاسب وحدك! لذا استقم كما أُمرت، لا كما رغبت... اجعل لنفسك خبيئة وسريرة لا يعلمها إلا الله... فكما أن ذنوب الخلوات مهلكات... فكذلك حسنات الخلوات منجيات... المصدر: منتدى الشيخ فواز المدخلي WhatsApp Salafy Indonesia

ASY-SYAIKH SHALIH AL-FAUZAN HAFIZHAHULLAH MENGHENTIKAN PELAJARAN DI MASJIDIL HARAM KARENA ADA YANG MENGAMBIL GAMBAR BELIAU Beliau memerintahkan untuk menghancurkan alat-alat untuk mengambil gambar seraya mengatakan, "Ya ikhwanana, lihatlah, mengambil gambar (makhluk bernyawa -pent) …

YANG DIBUTUHKAN SEORANG HAMBA KETIKA MENGERJAKAN IBADAH Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata dalam ‘Uddatush Shabirin hal. 52: “Seorang hamba di sini membutuhkan kesabaran dalam tiga keadaan: Pertama: Sebelum memulainya, yaitu dengan memperbaiki …

قُلۡ هَلۡ نُنَبِّئُكُم بِٱلۡأَخۡسَرِينَ أَعۡمَٰلًا ١٠٣ ٱلَّذِينَ ضَلَّ سَعۡيُهُمۡ فِي ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا وَهُمۡ يَحۡسَبُونَ أَنَّهُمۡ يُحۡسِنُونَ صُنۡعًا  . Katakanlah, “Maukah kami kabarkan kepada kalian tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya? Yaitu orang-orang yang telah …

 .Renungan Pagi 🔰 —————————————————— 🔘 SURGA. —————————————————— 🎓 Berkata Al-'Allamah Ahmad bin Yahya An-Najmi رحمه الله تعالى : ❝ Surga di dalamnya: 👉 apa yang belum pernah dilihat oleh mata 👉 dan belum pernah terdengar oleh telinga 👉 dan belum pernah terbersit dalam kalbu manu…
![[Audio] Ketika Ajal Menjemput, Siapkah Anda? - Ustadz Muhammad](http://1.bp.blogspot.com/-YQ_gE_TRKGw/VnerdVpKfUI/AAAAAAAAGLQ/NC9eksXGDGU/s320/asal-menjemput-siapkah-anda.jpg)
(DOWNLOAD AUDIO) TAUSHIYYAH : KETIKA AJAL MENJEMPUT, SIAPKAH ANDA??? - AL USTADZ MUHAMMAD BIN UMAR ASSEWED HAFIZHAHULLAH Klik Untuk Mendengarkan ! Your browser does not support this audio Tausiyyah Ba'da Maghrib Disampaikan Oleh : Al Ustadz Muh…