Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya

MUTIARA SALAF Ali bin Abi Thalib berwasiat kepada Kumail bin Ziyad rahimahullah. “Manusia ada tiga golongan: 1. Alim rabbani; 2. Orang yang belajar di atas jalan keselamatan; dan 3. Orang rendahan yang tidak tahu aturan, selalu mengikuti setiap penyeru, condong kemana pun angin bertiup, tidak bisa mengambil penerang dari cahaya ilmu, tidak pula berlindung kepada tiang yang kuat. Ilmu lebih baik dari pada harta karena ia akan menjagamu. Adapun HARTA, engkau yang menjaganya. Ilmu akan bertambah dengan diamalkan, sedangkan harta akan berkurang ketika dibelanjakan. Mencintai orang yang berilmu adalah bagian agama. Ilmu membuat pemiliknya berada dalam ketaatan sepanjang hayatnya, pembicaraan yang baik setelah dia meninggal. Adapun harta, pengaruhnya akan hilang seiring dengan lenyapnya harta itu. Para penjaga harta seakan-akan mati dalam hidupnya. Adapun orang berilmu akan tetap abadi sepanjang masa. Min Washaya as-Salaf, hlm. 12—14

Mengganti Masa lalu Ustadz Abu Nasim Mukhtar bin Rifa'i Hafizhohulloh. Setiap sejarah kelam dan masa lalu gelap pasti meninggalkan luka di hati. Bahkan, Terkadang perihnya luka karena teringat masa lalu, Lebih menyakitkan di bandingkan saat melakukan kesalahn tersebut. T…


🌹Pengaruh Orang Tua Terhadap Anak🌹 💎 Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Betapa banyak orang yang mencelakakan anaknya—belahan hatinya—di dunia dan di akhirat kerana…


🌺🌼🌺🌼🌺🌼🌺🌼🌺 🔗 Silsilah Ambillah Aqidahmu Berdasarkan Al-Qur’an & As-Sunnah (Bahagian 14) 📝 Bab: Syirik …
![[Video] Saya seorang Salafy tetapi tidak Ta'ashub dengan Manhaj](http://s.w.org/images/core/emoji/72x72/1f53a.png)
TENTANG PERNYATAAN “SAYA SEORANG SALAFY TAPI TIDAK TAASHSHUB (FANATIK) TERHADAP MANHAJ? ” Oleh: Asy-Syaikh Al-‘Allaamah ‘Ubaid bin Abdillah Al-Jabiry -hafidzohullahu ta’ala-  . ✹✹✹ P E R T A N Y A A N : Ini pertanyaan tentang suatu ungkapan, semoga Allah memberi Anda kebaikan. Ia bertanya: “Apa pendapat Anda tentangnya, yakni ucapan “Saya salafy tapi saya tidak fanatik kepada manhaj”? J A W A B A N: هذا إما جاهل أو لعّاب، أحد أمرين إما جاهل بالمنهج السلفي ماهو، وإما لعــّاب وسواء كان ذا أو ذا لايصلح لأخذالعلم عنه.. Orang yang mengatakan seperti ini mungkin dia orang yang JAHIL atau orang yang BERMAIN-MAIN DALAM AGAMA. Satu dari dua kemungkinan. Baik dia seorang yang jahil terhadap apa itu manhaj salaf atau seorang yang bermain-main dalam beragama. Kalaupun ia jenis yang pertama maupun yang kedua, TIDAK BOLEH diambil ilmu darinya. لأن السلفي ماعنده تعصب عنده تمسك Karena seorang salafy tidak mempunyai sikap ta’ashshub, yang ada adalah sikap TAMASSUK (berpegang teguh dengan syariat). Seorang salafy memiliki sikap berpegang teguh dengan manhaj yang para Shahabat menerimanya dari Nabi, para tabi’in dari para sahabat, dan seterusnya kaum muslimin senantiasa saling mewariskan manhaj itu, orang yang datang belakangan menerima dari pendahulunya. Ia (salafy) ber-tamassuk (berpegang teguh) pada manhaj itu. هـــذا معنـــاه أنه يتتبــــع Ini dia artinya bahwa seorang salafy adalah seorang yang TATABBU’ (meneliti manhajnya dan tidak ta’ashshub). Sedang pernyataan ini muncul dari kaedah “memberi udzur (toleransi) dan saling menolong” (yakni kaedah Ikhwanul Muslimin): نتعـــاون فيما اتفقنا عليه ويعذر بعضنا بعضاً فيما اختلفنافيه “Saling membantu dalam hal yang kita sepakati dan saling bertoleransi dalam perkara yang kita perselisihkan.” Dan terkait kaedah ini, kita telah membahasnya panjang lebar di banyak tempat dan majlis. Ya (demikian). ــــــــــــــــــــــــ رأيكم في هذه العبارة: أنا سلفي لكني لستُ متعصب للمنهج ؟ الشيخ:عبيـــد بن عبد الله الجـــــابري القسم:العقيدة والمنهج|تاريخ الفتوى:14/12/2011 الســـؤال: هذا سؤال عن عباره، أحسن الله إليكم يقول ما رأيكم فيها وهي : أنا سلفي لكني لستُ متعصب للمنهج ؟ الــــجواب: هذا إما جاهل أو لعّاب، أحد أمرين إما جاهل بالمنهج السلفي ماهو، وإما لعّاب وسواء كان ذا أو ذا لايصلح لأخذالعلم عنه لأن السلفي ماعنده تعصب عنده تمسك، عنده تمسك بالمنهج الذي ورثه الصحابه عن النبي ﷺ ، والتابعون عن الصحابه, ثم لايزال المسلمون يتوارثونه خلفهم عن سلفهم, يتمسكُ به، هذا معناه أنه يتتبع، كل رحله وهذا من إفراز قاعده المعذره والتعاون, نتعاون فيما اتفقنا عليه ويعذر بعضنا بعضاً فيما اختلفنافيه، وهذه القاعده قد بسطنا القول فيها في مواطن ومجالس متعدده, نعم. ✲✲✲ Sumber: http://ar.miraath.net/fatwah/2492 (durasi 01:22) Alih Bahasa: Syabab Forum Berbagi Faidah __________________ مجموعــــــة توزيع الفــــــوائد ❂ WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | www.alfawaaid.net

CIRI CIRI KELOMPOK KHAWARIJ /TERORIS. Munculnya kelompok khawarij/teroris sejatinya telah dikabarkan رسول صلى الله عليه و سلام dihadapan para Sahabat. Ciri ciri fisik dan karakter mereka dan aqidah mereka juga secara jelas di beritakan oleh رسول اللّٰه. Bahkan, kapankah masa masa s…

Doa Berlindung Dari Kesyirikan اللّٰهٌمَّ إنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَُشْرِكَ بِكَ وَ أَنَا أَعْلَمُ وَ أَسْتَغْفِرٌكَ لِمَا لا أَعْلَمُ. Ya Allah, Aku Berlindung kepada Mu dari menyekutukan Mu dalam keadaan aku mengetahuinya. Dan aku memohon ampun kepada Mu pada apa y…

PENTINGNYA MENGETAHUI TENTANG KALIMAT TAUHID . Telah di tanya Asy Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahab Rohimahulloh tentang makna kalimat لا إله إلا الله Maka beliau menjawab dengan ucapannya : Ketahuilah semoga اللّٰه merahmati mu sesungguhnya kalimat ini adalah kalimat pembeda/p…

JEJAK KHAWARIJ DI INDONESIA Oleh Ustadz Abul Faruq Ayif Syafruddin Hafizhohulloh. Nama Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo adalah nama yang tak asing bagi kalangan pergerakan di indonesia. Pria kelahiran Cepu,7 Januari 1907 ini tertoreh dalam sejarah pemberontak. Tak sekedar i…