Artikel Islami

Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya

Sunnah yang Ditinggalkan Setelah Membaca Al-Quran
Atsar.id
Atsar.id

Sunnah yang Ditinggalkan Setelah Membaca Al-Quran

SUNNAH YANG DITINGGALKAN SETELAH MEMBACA AL QUR'AN Sunnah yang terlupakan oleh kebanyakan manusia, setelah selesai membaca al qur'an. Disunnahkan setelah selesai membaca al qur'an, untuk membaca berdo'a [Kafaratul Majlis]: سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أشهد أن لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ. Dalil atas yang demikian, adalah hadits dari Aisyah radhiyallahu 'anha, beliau berkata: مَا جَلَسَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم مَجْلِسًا قَطُّ،&nbsp. وَلاَ تَلاَ قُرْآناً،  وَلاَ صَلَّى صَلاَةً إِلاَّ خَتَمَ ذَلِكَ بِكَلِمَاتٍ، قَالَت ْ: فَقُلْتُ:  يَا رَسُولَ اللهِ،  أَرَاكَ مَا تَجْلِسُ مَجْلِساً،  وَلاَ تَتْلُو قُرْآنًا،  وَلاَ تُصَلِّي صَلاَةً  إِلاَّ خَتَمْتَ بِهَؤُلاَءِ الْكَلِمَاتِ ؟  قَالَ نَعَمْ،  مَنْ قَالَ خَيْراً خُتِمَ لَهُ طَابَعٌ عَلَى ذَلِكَ الْخَيْرِ،  وَمَنْ قَالَ شَرّاً كُنَّ لَهُ كَفَّارَةً سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أشهد أن لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ). "Tidaklah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam duduk dalam sebuah masjid, tidak pula beliau membaca al qur'an dan tidak pula melaksanakan sebuah shalat, kecuali beliau menutup dengan beberapa kalimat (do'a). Maka Aisyah berkata: Aku bertanya: Wahai Rasulullah, sesungguhnya tidaklah aku melihat anda duduk di sebuah majlis, tidak pula anda membaca al qu'an, tidak pula anda melaksanakan suatu shalat, kecuali anda menutupnya dengan kalimat-kalimat tersebut? Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab: Betul, dikarenakan barangsiapa yang berkata sesuatu kebaikan, kemudian ditutup dengan do'a tersebut, maka akan dicatat baginya kebaikan. Dan barangsiapa yang berkata kejelekan maka do'a tersebut sebagai kafarat (penebus). سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أشهد أن لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ. "Maha Suci Engkau Ya Allah, dan dengan memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada Illah yang berhak disembah kecuali Engkau dan aku meminta ampun dan bertaubat kepada-Mu." ======== Adapun pada masa ini, kebanyakan manusia -kecuali orang yang Allah rahmati- mereka meninggalkan sunnah ini. Mereka berdo'a setelah selesai dari membaca al qur'an: صدق الله العظيم "Maha Benar Allah yang Maha Agung." Atau dengan mencium mushaf al qur'an. Maka seyogiyanya bagi kita, untuk menyebarkan sunnah ini... ======== Dan sungguh al Imam an Nasai' rahimahullah telah membuat bab, tentang hadits ini dengan ucapan beliau: "Apa yang dibaca tatkala selesai membaca Al Qur'an" Sanadnya shahih, dikeluarkan oleh al Imam an Nasai' dalam "as Sunnan al Kubro" Berkata al Hafidz Ibnu Hajar rahimahullah dalam "an Nukat" (2/733), sanadnya shahih. Berkata asy Syaikh al Albaniy rahimahullah, dalam "ash Shahihah" (7/495): "Ini sanad yang shahih, juga dengan syarat Imam Muslim. Berkata asy Syaikh Muqbil al Wadi'i dalam kitab "al Jami'ush Shahih mimma Laisa fi Shahihain" (2/128): "Ini hadits yang Shahih." Wallahu a'lam bish Shawwab ●●●●●●● Forum Salafy Purbalingga **** Disebarkan Oleh Happy Islam | Arsip Fawaid Salafy Join Channel Telegram telegram.me/happyislamcom

Hadits
Jan 2, 20163 min read
Syukurilah Bagianmu !
Atsar.id
Atsar.id

Syukurilah Bagianmu !

Syukurilah Bagianmu Diantara pemicu hasad adalah seorang tidak pandai dalam mensyukuri nikmat Allah. Dia selalu melihat remeh apa yang Allah berikan padanya dan menganggap istimewa apa yang Allah berikan pada saudaranya,seperti kata pepatah : "Rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau" Orang seperti ini hidupnya tidak akan pernah tenang dan merasa bahagia. Sebagaimana sabda Nabi Sholallahu alaihi wa : من لا يشكر القليل لا يشكر الكثير “Barang siapa yang tidak mensyukuri sesuatu &nbsp.yang sedikit, maka ia tidak akan mampu mensyukuri sesuatu yang banyak .” (HR. Ahmad, 4/278. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan sebagaimana dalam As Silsilah Ash Shohihah no. 667) Maka bila anda ingin sembuh dari penyakit ini, anda harus merubah jalan pikiran anda. Syukurilah bagian yang Allah berikan untuk anda karena dengan bersyukur nikmat akan bertambah karena Allah Ta'ala berfirman : { لئن شكرتم لأزيدنكم} " Kalau kalian mau bersyukur maka pasti Aku tambahkan nikmat-Ku " QS Ibrohim 7 Tanamkan pada hati anda : " Rumputku lebih hijau dari tetanggaku" Namun yang jadi pertanyaan adalah bagaimana caranya ? Jawabannya terdapat dalam ucapan Rosulullah Sholallahu alaihi wa Sallam : انظروا إلى من هو أسفل منكم ولا تنظروا إلى من هو فوقكم فإنه أجدر أن لا تزدروا نعمة الله عليكم “Pandanglah orang yang berada di bawahmu (dalam masalah harta dan dunia) dan janganlah engkau pandang orang yang berada di atasmu. Dengan demikian, hal itu akan membuatmu tidak meremehkan nikmat Allah padamu .” (HR. Muslim no. 2963) Dengan melihat orang-orang yang posisinya ada dibawah kita dalam urusan dunia, ini akan menyadarkan kita bahwa ternyata masih banyak orang-orang yang jauh lebih susah daripada kita sehingga rasa syukur pun akan tumbuh bersemi di hati . SELAMAT MENCOBA ‼️ Dengan Doa Bentengi Dirimu Dari Hasad Berkata Imam Ibnul Qoyyim Rohimahullah Ta'la : والدعاء من أنفع الأدوية، وهو عدو البلاء يدفعه ويعالجه ويمنع نزوله ويرفعه أن يخففه إذا نزل، وهو سلاح المؤمن الجواب الكافي فصل الدعاء من أنفع الأدوية ص ١٥ "Doa adalah obat yang paling mujarab,dia adalah musuh bagi malapetaka karena doa dapat menolak bala dan mengobatinya, doa dapat mencegah turunya bala dan dapat pula mengangkatnya atau meringankannya maka doa adalah senjatanya orang-orang beriman‼️" Jawabul Kaafi hal 15 Maka diantara senjata yang paling ampuh untuk mengalahkan hasad adalah doa ‼️ Adapun doa yang dituntunkan adalah : رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالإِيمَانِ وَلا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلاً لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيم " Wahai Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan tumbuh kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Wahai Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.'” (QS. Al-Hasyr : 10 ) Demikianlah kami cukupkan pembahasan seputar terapi hasad sampai disini.✍ Semoga bermanfaat‼️ Insyaa Allah pada pertemuan berikutnya kita akan mengupas masalah "Sikap seorang muslim ketika ada orang yang hasad padanya " ____________________________ 19 ROBI'UL AWWAL 1437 H Daarul Hadits Al Bayyinah Sidayu Gresik Harrosahallah Abu Sufyan Al Musy **** Disebarkan Oleh Happy Islam | Arsip Fawaid Salafy Join Channel Telegram telegram.me/happyislamcom

Nasehat
Jan 2, 20164 min read
«»
HomeRadioArtikelPodcast