Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


🌴Tauladan Dari Ulama Salaf🌴 ✍🏽 سُليم التجيبي تابعي يكثر الصلاة والقرآن بالليل ويكثر الجماع، فلما مات قال امرآته: رحمك الله كنت ترضي ربك وتسر أهلك فضائل القرآن لأبي عبيد ٢٨٤ ✍&…
![[Ebook PDF] Ulasan Singkat Tentang ISIS](https://3.bp.blogspot.com/-inV4WtxtBP4/VuFPikrYY_I/AAAAAAAAHyo/DIUwDlpOVFY/s200/isis.jpg)
ULASAN SINGKAT TENTANG ISIS: ASAL SEJARAH, IDEOLOGI, DAN PENYIMPANGAN-PENYIMPANGANNYA SECARA SYAR’I . DOWNLOAD DISINI ISIS singkatan dalam bahasa Inggris, kepanjangannya adalah Islamic State of Iraq and Sham yang artinya: “Negara Islam di Iraq dan Syam”. Sebagian ar…

WAHAI SAUDARAKU, BERTAUBATLAH... Terlanjur basah, mandi sekalian..! Pepatah yang salah jika ditempatkan pada keadaan seorang yang telah melakukan dosa. Ketika ada seorang hamba berbuat dosa, sebagian berpikiran bahwa dirinya telah melakukan suatu yang menghabiskan segalanya. Seolah do…

APA YANG DIBACA SESEORANG KETIKA MELIHAT SESUATU YANG MENAKJUBKAN? قال العلاّمة ابن عثيمين :  .إذا رأى اﻹنسان ما يعجبه في ماله فليقل : ما شاء الله لا قوة إلا بالله . Al-Allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata: Jika seorang insan melihat sesuatu yang menakjubkan…

Disyari’atkan Menyampaikan Faedah kepada Orang Lain. . Al-‘Allamah Ibnu Baaz Rahimahullah di dalam Majmu’ Fatawa (4/54) berkata, “Dan disyari’atkan bagi seorang muslim apabila mendengar sebuah faedah agar menyampaikannya kepada orang lain. Demikian pula seorang muslimah agar menyampaikan kep…

TIDAK PERLU MENGUMUMKAN KAPAN TERJADINYA GERHANA al-'Allamah al-Faqih Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah, "Adapun menyampaikan berita/informasi kepada manusia kapan terjadi gerhana sebelum terjadinya, maka AKU MEMANDANG TIDAK PERLU MEMBERIKAN BERITA/INFORMASI TENTANGNYA (KAPA…

MILIKILAH SIFAT MALU WAHAI SAUDARAKU Dan wajib bagi kita, untuk malu kepada Allah di dunia dan akhirat. Demi Allah... Tidaklah berbuat maksiat, berbuat kejahatan dan kedzaliman kecuali seorang yang sedikit rasa malunya atau bahkan sudah tidak punya rasa malu. Maka sifat malu merupakan perkara yang agung, termasuk dari faedahnya yang mulia : Terkadang engkau telah bertekad untuk berbuat maksiat, maka engkau pun pergi, melangkah menuju kepada maksiat tersebut. Namun kemudian engkau tersadar, dan mengucapkan : "Sesungguhnya Rabbku Maha Melihatku, dan mendengarku." Maka seketika itu pula, engkau pun merasa malu dan takut kepada Allah. Perasaan malu dan rasa takutmu kepada Allah telah menghalangimu dari melakukan perbuatan maksiat tersebut. Rasa malu juga merupakan pengendali yang dan pencegah yang besar (dari kejelekan). Rasa malu dan takut yang disertai iman yang jujur. Qurratul 'Ainanin bi Taudhih Aqidah ar Raziyain (hal. 109). Forum Salafy Purbalingga JOIN dengan kami di chanel: http://bit.ly/ForumSalafyPurbalingga

HUKUM MENGAMBIL SANTUNAN ASURANSI JASA RAHARJA UNTUK KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS DAN PENUMPANG UMUM Apa hukum menerima uang santunan dari PT jasa raharja karena kasus kecelakaan  .orang tuanya yang berakibat kematian atau meninggal dan keluarga penerima belum tau hukumnya Berikut …

HUKUM SAFAR UNTUK MENZIAROHI MAKAM NABI SHOLLALLAHU ALAIHI WA SALLAM ATAU MAKAM ORANG SHOLIH Asy Syeikh Bin Baaz rohimahullah: Tanya: Apa hukum safar untuk ziaroh makam/kubur Nabi Shollallahu Alaihi Wa sallam atau kuburan para wali dan orang sholih? Jawab:Tidak boleh safar dengan nia…

APABILA LANGIT MENDUNG, APAKAH MELAKSANAKAM SHALAT GERHANA? Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah, Tanya : "Apa hukumnya jika matahari terhalangi mendung. Sementara telah disebarkan di media bahwa akan terjadi gerhana pada jam sekian sekian. Apakah tetap melaksanakan…

POLIGAMI AFDHAL ASAL TERPENUHI SYARAT-SYARATNYA Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah Poligami lebih utama dibandingkan hanya menikah dengan satu istri saja, karena akan memperbanyak keturunan umat ini dan memperbanyak upaya menjaga kemaluan para wanita yang belum memi…
.jpg)
Mampukah Anda Berbuat Baik Pada Orang Yang Hasad? Berkata Imam Ibnul Qoyyim Rohimahullah : Hal ini termasuk sebab yang paling susah bagi jiwa dan paling berat baginya. Dan tiada yang mendapatkan taufiq untuk itu kecuali orang yang dapat bagian besar dari sisi Allah, yaitu: Memadamkan api kebencian si pendengki, si zholim, si pengganggu, dengan cara berbuat baik kepadanya. Setiap kali orang tadi bertambah gangguannya, kejahatannya, kezholimannya dan kedengkiannya Maka engkau menambah kebaikan kepada orang tadi, nasihat untuknya dan belas kasihan padanya. Maka dengarlah sekarang firman Alloh عز وجل : ﴿ولا تستوي الحسنة ولا السيئة ادفع بالتي هي أحسن فإذا الذي بينك وبينه عداوة كأنه ولي حميم وما يلقاها إلا الذين صبروا وما يلقاها إلا ذو حظ عظيم وأما ينزغنك من الشيطان نزغ فاستعذ بالله إنه هو السميع العليم﴾ “Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia. Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar. Dan jika setan mengganggumu dengan suatu gangguan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha mendengar lagi Maha mengetahui.” (Fushilat 34-36) Dan Allah berfirman: ﴿أولئك يؤتون أجرهم مرتين بما صبروا ويدرأون بالحسنة السيئة ومما رزقناهم ينفقون﴾القصص: 54. “Mereka itu diberi pahala dua kali (kali pertama karena beriman kepada Taurat dan kali yang kedua karena beriman kepada Al Quran) disebabkan kesabaran mereka, dan mereka menolak kejahatan dengan kebaikan, dan sebagian dari apa yang telah Kami rezkikan kepada mereka, mereka nafkahkan.” ( Al Qoshosh 54 ) Dan renungkanlah keadaan Nabi صلى الله عليه وسلم yang mengisahkan tentang seorang Nabi yang dipukul kaumnya sampai berdarah, lalu beliau mengusap darah dari dirinya seraya berkata: «اللهم اغفر لقومي فإنهم لا يعلمون» “Ya Alloh ampunilah kaumku karena sungguh mereka itu tidak mengetahui.” HR Bukhori 3477 &. Muslim 1792 dari Ibnu Mas'ud Bagaimana terkumpul pada kalimat ini empat bentuk dari ihsan (berbuat baik) untuk merespon besarnya tindakan jelek mereka? 1. Beliau memaafkan mereka 2. Permohonan ampun untuk mereka. 3. Beliau menyampaikan udzur mereka bahwasanya mereka tidak mengetahui. 4. Memohon kelembutan untuk mereka dengan memasukan mereka jadi bagian beliau dengan berkata: “ampunilah kaumku” Sebagaimana seseorang berkata pada orang yang dimintai syafaat di sisinya : “Ini adalah anakku, ini adalah pelayanku, ini adalah sahabatku, maka berikanlah dia karena aku.” Maka dengarlah sekarang apa yang akan mempermudah perkara ini pada jiwa dan membikinnya menyenangkan untuk jiwa dan membuatnya merasa enak : Ketahuilah bahwasanya engkau itu punya dosa-dosa antara dirimu dengan Allah yang engkau takut akibat-akibatnya, dan engkau mengharapkan Dia memaafkannya dan mengampuninya untukmu dan memberimu anugrah. Dan bersamaan dengan ini Allah tidak membatasi diri dengan sekedar maaf tapi bahkan Dia memberimu kenikmatan, memuliakanmu, mendatangkan manfaat-manfaat dan kebaikan padamu melebihi apa yang engkau angan-angankan. Maka jika engkau mengharapkan dari Robbmu agar Dia itu membalas kejelekanmu dengan kebaikan sebanyak ini, Bukankah lebih layak bagimu pula untuk menyikapi makhluk-makhluk-Nya dengan hal yang serupa, dan engkau membalas kejelekan mereka dengan begitu juga, agar Allah menyikapimu dengan sikap yang serupa? Karena sesungguhnya balasan itu sesuai dengan amalan. Sehingga bagaimana engkau merespon kejelekan manusia terhadap hakmu, demikian pula Allah akan merespon dosa-dosamu dan kejelekanmu. Silahkan kamu pilih, membalas kejelekan(dengan kejelekan) atau memaafkan dan berbuat baik atau meninggalkanya? Seperti apa engkau berbuat begitu pula engkau diperlakukan. Badai'ul Fawaid 2/374 ___________________ Channel Telegram UI http://bit.ly/uimusy