Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya

Islam adalah nikmat terbesar bagi hamba Allah subhanahu wa ta’ala, karena: Islam Satu-Satunya Agama yang Haq di Sisi Allah subhanahu wa ta’ala Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, إِنَّ ٱلدِّينَ عِندَ ٱللَّهِ ٱلۡإِسۡلَٰمُۗ “Sesungguhnya agama yang haq disisi Allah hanyalah Islam.” (Ali Imran: 19) وَمَن يَبۡتَغِ غَيۡرَ ٱلۡإِسۡلَٰمِ دِينٗا فَلَن يُقۡبَلَ مِنۡهُ وَهُوَ فِي ٱلۡأٓخِرَةِ […]

Pernikahan yang Tidak Sah Setelah berumah tangga 20 tahun, terbukti pernikahan ibu dan bapak tiri saya tidak sah secara agama dan pemerintah. Kami, anak-anak, menerangkan hal tersebut kepada orang tua, juga tentang dosa zina. Alhamdulillah, ibu telah agak menjaga jarak, sementara bapak tiri tetap tidak merasa menyesal dan bersalah. Belum lagi dengan praktik perdukunan yang […]

TAK SELAMANYA MANUSIA BERADA DALAM DOSA Saudara seiman yang dikasihi kerana Allah. Semoga tulisan ini dapat menjadi bahan renungan bagi kita semua. Ada suatu pepatah menarik berupa kata mutiara: “Orang yang terbiasa berada dalam kegelapan, cahaya terang sangat menyilaukan”. Pepatata…

Menanti Hidayah Untuk Orang Tua Arsip Instagram Happy Islam Semua hidayah ini berawal ketika saya kuliah. Bermula ketika saya aktif mengikuti pengajian di kampus di awal-  .awal semester. Sejak itulah penampilan dan pergaulan saya berubah. Tidak berselang lama, &…

Perjalanan Ketua LDK dalam Mengenal Manhaj Salaf *) Ditulis oleh Abu Dawud diambil dari program " Kisah Inspiratif Awal Mula Mengenal Manhaj Salaf" Kolaborasi antara Rujukan Muslim dan Atsar ID  .(Saat itu masih bernama Happy Islam) Bismillah Nama kunya…

ADAB BUANG LUDAH ATAU DAHAK DALAM SHOLAT Berikut ini bimbingan syariat dalam membuang ludah atau dahak ketika sedang sholat. Adab Pertama: Tidak boleh membuang ludah atau dahak tersebut ke arah kiblat atau sebelah kanan. Adab Kedua: Hendaklah Ia membuang ludah atau dahak ke bawah kaki kirinya, baju sebelah kiri, atau selendangnya. Dua hal ini berdasarkan hadits  .Jabir bin Abdillah rodhiyallahu ‘anhu , Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda: إِنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا قَامَ يُصَلِّي فَإِنَّ اللهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى قِبَلَ وَجْهِهِ، فَلاَ يَبْصُقَنَّ قِبَلَ وَجْهِهِ وَلاَ عَنْ يَمِيْنِهِ. وَلِيَبْصُقْ عَنْ يَسَـارِهِ تَحْتَ رِجْلِهِ الْيُسْرَى، فَإِنْ عَجِلَتْ بِهِ بَادِرَةٌ فَلْيَقُلْ بِثَوْبِهِ هكَذَا. ثُمَّ طَوَى ثَوْبَهُ بَعْضَهُ عَلَى بَعْضٍ. ”Sesungguhnya salah seorang di antara kalian; apabila sedang berdiri mengerjakan sholat; Allah -tabaroka wata’ala- ada di hadapannya. Oleh karena itu, Janganlah ia meludah ke depan (ke arah kiblat, pen.) atau ke sebelah kanannya. Hendaklah ia meludah ke sebelah kiri; di bawah kaki kirinya. Apabila ia harus segera mengeluarkannya, hendaklah ia tumpahkan ke atas bajunya seperti ini.” Kemudian beliau melipat bajunya, bagian yang bersih menutupi bagian yang lain (yang terkena ludahnya, pen). [ HR Muslim no.3008 dan Abu Dawud no.485 ] Derajat Hadits: Shohih. Di dalam hadits Anas bin Malik rodhiyallahu ‘anhu, Disebutkan; “Beliau meludah pada ujung selempangnya (📌) , kemudian menggosok bagian yang satu (yang kotor terkena ludah, pen) dengan bagian yang lain (yang bersih, pen).” [ HR. Ahmad no. 13066 dan Al-Bukhori no.405 ] Derajat Hadits: Shohih. (📌) Selempang adalah suatu kain yang disandangkan di bahu, bisa di sebelah kanan atau sebelah kiri. Adab Ketiga: Membersihkan ludah atau dahak yang mengenai lantai masjid atau bagian lainnya. Jika lantai masjid dari tanah maka dengan menguburnya. Hal ini berdasarkan hadits Anas bin Malik rodhiyallahu ‘anhu , bahwasanya Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda: «البُزَاقُ فِي المَسْجِدِ خَطِيئَةٌ وَكَفَّارَتُهَا دَفْنُهَا» ”Meludah di dalam masjid adalah sebuah dosa, penghapusnya adalah; (dengan) menguburnya.” 📚 [ HR. Al-Bukhori no.415, Muslim no. 552-(55), dan Abu Dawud no.474. ] Derajat Hadits: Shohih. Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqolani rohimahullah menukilkan penjelasan Ibnu Abi Jamroh; “Mengapa dikubur bukan ditutupi (atau ditimbuni sesuatu)?”, Alasannya: ”Karena dengan sekadar menutupi masih belum menjadikan ludah itu aman bagi orang yang duduk di atasnya; karena masih bisa mengganggu. Lain halnya dengan mengubur. Sehingga dari lafadz itu ipahami; bahwa ludah dikubur di bawah tanah.” (selesai). [ Lihat Fathul Bari (1/513) ] Wallahu a’lamu bisshowab (AH) #Fikih #Ludah #Dahak #Sholat https://pixabay.com/en/drip-water-drop-of-water-close-351619/ Sumber: YOOK NGAJI YANG ILMIAH (Memfasilitasi Kajian Islam secara Ilmiah) 🌐🔻 Blog: https://Yookngaji.blogspot.com 🚀🌐🔻 Gabung Saluran Telegram: https://t.me/yookngaji

Al-Imam Mahdi, Sang Pemimpin yang Dinanti Ditulis oleh: Ustadz Abu Bakar Al-Jombangi -hafizhahullah- KABAR GEMBIRA KEDATANGAN AL MAHDI "Kelak di akhir zaman, keluar dari umatku seorang Al Mahdi. Allah menurunkan hujan deras kepadanya. Bumipun menumbuhkan tanaman yang sangat melimpah. Harta…

SIFAT ORANG YANG BERILMU DAN ORANG YANG JAHIL Masruq rahimahullah (wafat 163 H) berkata,

MEMBIASAKAN LISAN MENGUCAPKAN YANG BAIK, KARENA MALAIKAT AKAN MENGAMINKANNYA

KEUTAMAAN SHALAT SHUBUH DAN ASHAR Rasulullah Shallallahu alaihi Wa Sallam bersabda, “Barangsiapa shalat albardain niscaya masuk jannah (surga).” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Ada seorang nabi yang sangat mulia. Ia merupakan salah satu dari kekasih-kekasih Allah. Di mana Nabi Muhammad dan segenap kaum muslimin diperintahkan Allah untuk mengikuti dan menelusuri millah atau ajarannya. Allah rekomendasikan nabi ini dengan berbagai pujian yang baik. Beliau dikatakan sebagai panutan, ahli ibadah, yang lurus akidah dan keyakinannya, yang selalu bersyukur, dan yang […]