Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya

FENOMENA GELAR PAK HAJI &. BU HAJI PANGGILAN PAK HAJI & BU HAJI DALAM TIMBANGAN SYARIAT Fadhilatus Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah [ Pertanyaan :] Di sebagian besar negara Islam, setelah jamaah haji kembali dari tanah suci pasca pelaksanaan ibadah haji, maka …


🌴🌼 Ittiba’ Pada Syaikh Rabi’ الاتباع عندشيخناربيع ففي فتاويه(تغطية الرأس في الصلاة من الزينة) والبارحةونحن عنده بالمستشفى وأراد أن يصلي العشاء سأل عن طاقيته ليغطي رأسه. كت…

TAHIYYATUL MASJID DILAKUKAN SETIAP KALI MASUK MASJID WALAUPUN DALAM WAKTU YANG BERDEKATAN Shalat tahiyyatul masjid juga berlaku bagi seseorang yang bolak-balik masuk masjid walaupun dalam waktu yang berdekatan. Al-Imam Asy-Syirbini berkata: وهي ركعتان قبل الجلوس لكل داخل وتحصل لفرض أو نفل آخر، وتتكرر بتكرر الدخول ولو على قرب. “(tahiyyatul masjid) adalah shalat dua raka’at sebelum […]


🌹📣 Keadaan Kesihatan Syaikh Rabi’ bin Hadi al-Madkhali Sebagaimana Dikhabarkan Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahumallah قلت:ألمت بشيخنا العلامة ربيع وعكة صحيّة اقتضى الحال إدخا…


🌺🌼🌺🌼🌺🌼🌺🌼🌺 🔗 Silsilah Ambillah Aqidahmu Berdasarkan Al-Qur’an & As-Sunnah (Bahagian 31) 📝 Bab: Syirik Besar &…

FATWA SYAIKHUL ISLAM IBN TAIMIYYAH BAGI YANG MERASAKAN TETESAN KENCING SAAT SHOLAT Pertanyaan: إذَا تَوَضَّأَ وَقَامَ يُصَلِّي أَحَسَّ بِالنُّقْطَةِ فِي صَلَاتِهِ، فَهَلْ تَبْطُلُ صَلَاتُهُ أَمْ لَا؟ وَهَلْ إذَا أَصَابَ النُّقْطَةَ يَغْسِلُ الثَّوْبَ؟ Jika seseorang sudah berwudhu dan ia …


🎥🎞 Video – Nasihat Rasulullah ﷺ Buat Para Wanita 🎙Al-Ustadz Abdul Hakam at-Tamimi حفظه الله 📥⏬ Sila muat turun video di bawah atau dari link berikut: https://drive.google.com/file/d/0B7tktJYd2TtMaHFubUI5eU43MUk/view?usp=drivesdk…

PETUALANGAN ROH Oleh : Al Ustadz Abu Hamid Fauzi bin Isnaini hafizhahullah Teringat peristiwa beberapa tahun silam, ketika jasad ayah tergeletak tak berdaya. Kedua matanya terpejam, mulutnya sedikit terbuka. Ia terbujur kaku di atas pembaringan. Tiada tawa. Namun tatapan-tatapan mata kosong pe…

MAKNA AYAMUN MA'LUMAT DAN AYAMUN MA'DUDAT Asy Syaikh al 'allamah Ibnu Baaz rohimahulloh: Pertanyaan: Apa yang dimaksud dengan أيام معلومات (hari-hari yang ditentukan ) , dan apa yang dimaksud dengan أيام معدودات (hari-hari yang terbilang)? Jawaban: Alloh ta' ala telah menjelaskan: …

HUKUM BERPUASA PADA HARI TASYRIQ Hari tasyriq yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah Dalam permasalahan ini para ulama terbagi menjadi tiga pendapat: 1️⃣ Haram berpuasa pada hari tasyriq bagi siapa pun. Larangan ini mencakup puasa sunnah maupun puasa wajib. . Demikian pendapat Ali bin Abi Thalib, Abdullah bin Amr bin Ash, Hasan al-Bashri, Atho', Abu Hanifah, Ibnul Mundzir, dan pendapat yang terkenal dalam madzhab Syafi'i. Lihat Syarah Muslim 8/17 dan Ma'alimus Sunan 2/128 2️⃣ Boleh berpuasa bagi seorang yang haji tamatu' atau qiran bila tidak mendapati hewan sembelihan (hadyu). Adapun selain mereka dilarang. Demikian pendapat Malik bin Anas, al-Auza'i, Ishaq bin Rahawaih, Imam Syafi'i dalam salah satu pendapatnya, dan Imam al-Bukhari Lihat Syarah Muslim 8/17 dan Fathul Baari 4/242 3️⃣ Boleh berpuasa bagi siapa saja, baik puasa wajib maupun puasa sunnah. Pendapat ini dinukilkan dari Zubair bin 'Awam, Abdullah bin Umar, Abu Talhah, dan Muhammad bin Sirin. 📖 Lihat Syarah Muslim 8/17 dan Fathul Baari 4/242 Foto: food-peanut-nuts | Sumber : Pixabay Dalil pendapat pertama adalah hadits Nubaisyah al-Hudzali radhiallahu 'anhu, ia berkata, Rasulullah shalahu alaihi wasallam bersabda, أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ "Hari tasyriq merupakan hari makan dan minum." (HR. Muslim no.1141) dan hadits Amr bin Ash, ketika ia memerintahkan anaknya yang sedang berpuasa pada hari tasyriq untuk berbuka, فَهَذِهِ الْأَيَّامُ الَّتِي كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرُنَا بِإِفْطَارِهَا، وَيَنْهَانَا عَنْ صِيَامِهَا»، قَالَ مَالِكٌ: «وَهِيَ أَيَّامُ التَّشْرِيقِ» "Hari-hari ini yang dahulu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan kami untuk berbuka dan melarang kami berpuasa padanya." Imam Malik menyatakan, "yaitu hari-hari tasyriq." (HR. Abu Daud no.2418, dishahihkan Syaikh al-Albani) Adapun dalil pendapat kedua adalah keterangan Aisyah dan Abdullah bin Umar radhiallahu 'anhum, لَمْ يُرَخَّصْ فِي أَيَّامِ التَّشْرِيقِ أَنْ يُصَمْنَ، إِلَّا لِمَنْ لَمْ يَجِدِ الهَدْيَ "Tidak diberi keringanan untuk berpuasa pada hari tasyriq kecuali bagi seorang yang tidak mendapati hewan hadyu (hewan sembelihan bagi jama'ah haji,pen)." (HR. al-Bukhari no.1997) Pendapat ini dipilih oleh Syaikh Abdul Aziz bin Baaz dan Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahumullah. Adapun pendapat ketiga, mereka menyatakan bahwa larangan tersebut adalah makruh saja tidak sampai tingkatan haram. Namun pendapat ini tidak dilandasai dalil yang kuat. Imam ash-Shan'ani dalam Subulus Salam berkata, وَهُوَ قَوْلٌ لَا يَنْهَضُ عَلَيْهِ دَلِيلٌ. "Ini merupakan pendapat yang tidak tegak di atas dalil." PENDAPAT YANG KUAT Jika melihat kepada kaedah "Mengamalkan dua dalil lebih baik ketimbang membuang salah satunya." maka yang lebih baik dalam permasalahan ini adalah pendapat kedua yang menggabungkan antara hadits larangan dengan hadits rukhsah. Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah berkata, "Seorang yang sedang haji qiran dan tamatu' bila tidak mendapati hewan sembelihan boleh baginya berpuasa pada tiga hari ini (yaitu 3 hari tasyriq,pen) agar tidak terlewatkan musim haji sebelum ia berpuasa. Adapun selain itu maka tidak boleh berpuasa padanya. Bahkan, seorang yang memiliki tanggungan puasa dua bulan berturut-turut (puasa kaffaroh,pen) maka ia harus berbuka pada hari 'id dan tiga hari setelahnya, lalu setelah itu ia melanjutkan puasanya lagi." (Fatawa Ramadhan hal.727) wallahu a'lam bish showab Oleh: Tim Warisan Salaf #Fawaidumum #dzulhijjah #keutamaan #amalan #10dzulhijjah #tasyriq Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah Channel kami https://bit.ly/warisansalaf Situs Resmi http://www.warisansalaf.com