Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Menurut pendapat ulama yang paling sahih adalah tidak membaca qunut pada setiap shalat Subuh kecuali jika terjadi musibah yang menimpa kaum Muslimin. Shalat bermakmum kepada imam yang membaca qunut pada setiap shalat Subuh lebih utama daripada meninggalkan shalat bermakmum kepadanya yang akan berakibat timbulnya perselisihan dan perpecahan. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi […]


Qunut pada shalat Subuh tidak diperintahkan kecuali pada waktu terjadinya kejadian yang mengharuskan melakukan qunut nazilah karena Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam tidak melakukannya keculai pada kondisi seperti itu. Tidak satupun riwayat yang menetapkan bahwa beliau terus menerus melakukannya. Shalat tetap sah jika dilakukan dibelakangnya namun tidak boleh mengikutinya. Sebagai penggantinya, ulang-ulanglah bacaan “Rabba-naa wa […]


Doa qunut mempunyai tiga kondisi: Pertama, kunut pada waktu salat witir dan ini hukumnya sunah, berdasarkan hadis Hasan bin Ali radhiyallahu ‘anhuma berkata, علمني رسول الله شال الله عليه وسلم التلاوة التي تلاوتها عندما قرأت الوتر ،” سيرة ما قضايت إناكا تقديي ولا يقضي عليك إنّه لا يادزلو رجل ولايت تباركتا ربانة وتعال (اللهم اهدني […]


Menurut sebagian ulama, duduk istirahat itu hukumnya sunat, sehingga orang yang tidak melakukan tidak perlu dipaksa untuk mengerjakannya, baik dia seorang imam, salat sendirian maupun makmum. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.


“Takbir Intiqaal” dilakukan pada saat pergantian dari satu rukun salat ke rukun shalat lainnya, sehingga tidak boleh dilakukan sebelum pergantian rukun dan juga tidak boleh diundur sampai pergantian selesai dilakukan, sebab itu bukan lagi tempatnya. Penulis kitab Syarh al-Dzaad mengatakan, “Tempat mengucapkan Takbir Intiqaal itu adalah antara awal dan akhir pergantian”, (Hasyiah Ibn Qasim, hlm. […]


Petunjuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hal ini adalah, كان يقول في الجلسة بين السجدتين: رب اغفر لي وارحمني وعافني واهدني وارزقني “Beliau berdoa dalam duduk di antara dua sujud, “Rabbi-ghfir-lii, wa-rhamnii, wa `aafinii, wa-hdinii, wa-rzuqnii” – Ya Allah, ampunilah aku, sayangilah aku, berilah aku keselamatan, serta berilah aku petunjuk dan rejeki.” Dan seorang […]


Pertama, seseorang duduk dengan bertumpu pada kedua pantatnya, sementara kedua kaki atau kedua betis dan pahanya ditegakkan, serta dua tangannya menyentuh tanah, seperti iq’aa’ anjing dan binatang buas. Bentuk iq’aa’ seperti inilah yang dikenal oleh orang Arab. Dan posisi iq’aa’ seperti ini hukumnya makruh, berdasarkan hadis riwayat Anas bin Malik radhiyallahu `anhu yang mengatakan bahwa […]


Tidak ada larangan menempatkan pemanas listrik di masjid untuk kepentingan jemaah dan tidak ada larangan meletakkannya di arah kiblat karena alat pemanas itu bukan api, tetapi ia adalah energi listrik yang mirip dengan bola lampu. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.


Seorang makmum harus diam untuk mendengarkan bacaan imam dan menyimak firman Allah yang didengarkannya, serta tidak disibukkan dengan hal-hal yang lain, sebab berdasarkan firman Allah Ta’ala, وَأَنْصِتُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ “Dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat.” (QS. Al-A’raf: 204) Imam Ahmad rahimahullah berkata bahwa semua ulama sepakat bahwa ayat tersebut berkenaan dengan shalat. Dan […]


Hadis tersebut mencakup shalat sunah dan fardu. Dan maksud dari hadis itu adalah fikiran seorang Muslim yang melakukan shalat itu hendaknya terfokus pada rangkain shalat, bacaan dan doanya, serta tidak sibuk memikirkan makanan. Jika ia dalam kondisi lapar, lalu langsung shalat tanpa makan terlebih dahulu, maka tindakan seperti itu akan menganggu konsentrasi shalat sebagaimana mestinya. […]


Yang disyariatkan bagi seorang muslim adalah melakukan shalat dengan sepenuh hati dan menghayati ayat-ayat al-Quran yang dibaca serta dzikir-dzikir wajib, disertai dengan sikap khusyuk, sebagaimana Allah berfirman, قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ (1) الَّذِينَ هُمْ فِي صَلاتِهِمْ خَاشِعُونَ “Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman(1) (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya” (QS. Al-Mu’minun: 1-2) Jika seseorang yang sedang salat […]


Khusyuk dalam shalat hukumnya wajib dan menyempurnakannya disunahkan, karena Allah menyebutkannya di antara kewajiban-kewajiban, dalam firman Allah Ta’ala قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ (1) الَّذِينَ هُمْ فِي صَلاتِهِمْ خَاشِعُونَ (2) وَالَّذِينَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُونَ (3) وَالَّذِينَ هُمْ لِلزَّكَاةِ فَاعِلُونَ (4) وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ “Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman(1) (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya(2) Dan […]