Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Pendapat yang terkuat menurutku adalah bahwa menyentuh kemaluan tidak membatalkan wudhu. Kecuali apabila diiringi dengan syahwat, maka dapat membatalkan wudhu. Apabila menyentuhkan milik orang lain, maka kita katakan permasalahannya sama. Dan atas dasar ini, jika seorang wanita sedang memandikan anak kecilnya dan dia menyentuh kemaluannya, maka wudhunya tidak batal.


Imam Fudhail bin I’yadh rahimahullah mengatakan, عليكم بمداومة الشكر على النعم، فقلّ نعمة زالتْ عن قوم فعادت إليهم “Wajib atas kalian untuk selalu bersyukur atas semua nikmat. Karena sangat jarang sebuah kenikmatan yang telah hilang dari suatu kaum itu akan kembali lagi kepada mereka.” [Mukhtashar Minhajil Qashidin 275]


Al-‘Allamah Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menegaskan, العلم إذا لم يثمر خشية الله عز وجل والإنابة إليه والتعلق به سبحانه وتعالى واحترام المسلمين فإنه علم فاقد البركة “Jika ilmu agama tidak membuahkan rasa takut kepada Allah azza wa jalla, taubat kepada-Nya, ketergantungan kepada-Nya dan pemuliaan terhadap kaum muslimin, maka sungguh ilmu tersebut telah kehilangan barokahnya.” […]


Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’dy rahimahullah berkata, ومن الأمور النافعة : أن تعرف أن أذية الناس لك وخصوصاً في الأقوال السيئة لا تضرك ، بل تضرهم “Di antara perkara yang bermanfaat adalah engkau menyadari bahwa gangguan manusia terhadapmu terutama ucapan-ucapan yang jelek, itu semua tidak akan membahayakanmu bahkan berbahaya bagi diri mereka sendiri.” [Al-Wasail al-Mufidah […]


Tidak diragukan lagi bahwa ini wajib bagi seorang suami karena dia adalah pemimpin bagi istrinya. Sehingga dia punya hak untuk mengawasi istrinya dan jika terjadi sesuatu (yang tidak diinginkan) dia pun berhak untuk melarang istrinya memakai hp atau yang semisalnya agar dia tidak berinteraksi dengannya. Maka ini bagus, dan jika suami tidak kuasa untuk melarang […]


As-Safariniy al-Hanbali rahimahullah menyatakan, وحِرمَانُ العِلمِ يَكُونُ بِستَّةِ أوجُهٍ : أحَدُهَا : تَركُ السُّؤالِ الثَّانِي : سُوءُ الإنصَاتِ وعَدمُ إلقَاءِ السَّمعِ الثَّالِثُ : سُوءُ الفِهمِ الرَّابِعُ : عَدمُ الحِفظِ – الخَامِسُ : عَدمُ نَشرِهِ وتَعلِيمهِ ، فَمَن خَزَّنَ عِلَمهُ وَلم يَنشُرَهُ ابتَلاهُ اللَّـهُ بِنسيَانِهِ جَزَاءً وِفَاقًا – السَّادِسُ : عَدمُ العَملِ بِهِ ؛ فَإنَّ العَملَ […]


Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, إذا أحَبَّ اللهُ عَبْداً: اصْطَنعَهُ لنَفسِهِ وَ اجْتَبَاهُ لِمحبَّتِهِ وَ اسْتَخلَصَهُ لِعبَادَتِهِ؛ فَشَغَلَ هَمَّهُ بِهِ وَ لِسَانَهُ بِذِكْرهِ وَ جَوارِحَهُ بِخِدْمَتِهِ “Jika Allah Ta’ala mencintai seorang hamba, maka Dia akan memilihnya untuk diri-Nya (membimbingnya), memilihnya untuk cinta-Nya, membuatnya ikhlas dalam peribadatan kepada-Nya, menyibukkan keinginannya dengan (mengingat-Nya), menyibukkan lidahnya dengan zikir […]


Abdullah bin Umar radhiyallahu’anhuma berkisah, صحبتُ النبي صلى الله عليه وسلم فلَم أره يُسبّح في السفر . “Aku telah menemani Nabi shallahu alaihi wasallam dan aku belum pernah melihat beliau melakukan salat sunnah ketika safar.” Al-Hafidz Ibnu Hajar al-Asqalani rahimahullah menjelaskan, أي يتنفّل الرواتب التي قبل الفريضة وبعدها “Maksud beliau adalah salat sunnah rawatib yang […]


الحمد لله رب العالمين، وأصلي وأسلم على نبينا محمد خاتم النبيين، وإمام المتقين، وعلى آله وأصحابه، ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين Ya, boleh bagi seorang wanita muslim untuk berobat kepada wanita nasrani dengan syarat wanita nasrani itu bisa dipercaya. Dalam arti kita aman dari kecurangan dan penipuannya. Apabila ada kemudahan untuk berobat kepada dokter […]


Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah menyatakan, الصبرُ على الفَقرِ مَرتَبَةٌ لا يَنالُها إلا الأكَابِر “Sabar di atas kefakiran (kemiskinan) adalah sebuah kedudukan yang tidak akan bisa diraih kecuali oleh orang-orang yang besar (jiwanya).” [Al-Bidaayah wan Nihayah 10/363]


Imam al-Hasan al-Bashri rahimahullah mengatakan, إنما الفقيه الزاهد في الدنيا ، الراغب في الآخرة ، البصير بدينه ، المداوم على عبادة ربه ، الورِع الكافُّ أعراض المسلمين ، العفيف عن أموالهم ، الناصح لهم “Sesungguhnya hanyalah orang yang faqih adalah, Orang yang zuhud terhadap dunia. Mengharap kehidupan akhirat. Berilmu tentang agamanya. Senantiasa beribadah kepada Rabbnya. […]


Imam Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, فليس لمن قد فُتن بفتنةٍ دواءٌ مثل الصبر. فإن صبر كانت الفتنة مُمَحِّصةَ له ومُخلّصة من الذنوب، كما يُخلّص الكيرُ خَبَثَ الذهب والفضة “Tidak ada obat semisal sabar bagi orang yang sedang menghadapi fitnah (ujian). Apabila seseorang bersabar, maka fitnah akan membersihkan dan mensucikannya dari berbagai dosa. Sebagaimana pandai besi […]