Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


🌏🐾 Dunia & Pesanan Dari Rasulullah ﷺ 📕 Al-Imam Ahmad meriwayatkan dari Abdullah –iaitu Ibnu Mas’ud– ia mengatakan, “Rasulullah ﷺ berbaring di atas tikar sehingga men…
![[ PENTING ] PENJELASAN SIKAP PARA PENUNTUT ILMU DAN PARA DA’I SALAFIYYIN DI INDONESIA TENTANG FITNAH SHA’AFIQAH](https://i0.wp.com/www.salafycirebon.com/wp-content/uploads/2018/04/Screenshot_2018-04-23-20-26-16-134_com.google.android.apps_.docs_.png?fit=640%2C871&ssl=1)

?? بيان طلبة العلم والدعاة السلفيين في إندونيسيا حول فتنة الطعن في بعض المشايخ بالصعافقة ?? Penjelasan Sikap Para Penuntut Ilmu dan Para Da’i Salafiyyin di Indonesia Tentang Fitnah Tuduhan terhadap sebagian Masyaikh sebagai ash-Sha’afiqah Dipublikasikan pada : hari Senin, 7 Sya’ban 1439 H / 23 April 2018 M, setelah dibacakan kepada : 1. al-‘Allamah […]

Tubuh seorang manusia dikatakan sempurna jika telah tepat sesuai dengan kebutuhannya. Dengan sepasang tangan, sepasang kaki, kepala beserta seluruh anggota badan yang lengkap, manusia akan merasakan kenyamanan tubuh dan nikmatnya tubuh tersebut. Coba kita bayangkan, apabila kita terlahir dengan satu tangan, satu kaki, atau dengan mata yang buta, tentu hal tersebut akan menyedihkan dan mengganggu […]

Banyak dari kaum muslimin menyangka bahwa menguap adalah perkara yang lazim sebagaimana lazimnya seseorang merasakan kantuk, lapar, atau yang lainnya. Padahal, ternyata ada perkara yang luput dari pengetahuan kita mengenai menguap ini. Menguap disebabkan beratnya beban diri yang akan mengakibatkan lalai, malas, serta jeleknya pemahaman seseorang. Menguap merupakan perkara yang jelek sebab menguap membawa kepada […]

Di antara tanda-tanda kebesaran Allah adalah siang dan malam. Keduanya adalah sebagian dari keajaiban ayat-ayat-Nya dan keindahan ciptaan-Nya. Oleh sebab itulah Allah menyebutkan dalam Al Quran berulang-ulang. Agar manusia bisa mengmbil pelajaran darinya. Allah Ta’ala berfirman, وَمِنْ آيَاتِهِ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam dan siang.” [Q.S. Fushshilat:37]. Dalam ayat yang lain […]

Manusia diciptakan oleh Allah tentu memiliki tujuan, bukan sekedar hidup untuk makan, minum, mendapatkan keturunan kemudian setelah itu mati tanpa ada tanggung jawab. Tetapi manusia diciptakan dengan mengemban misi mulia, yaitu menegakkan hak Allah atas mereka berupa ibadah yang murni kepada-Nya. Sebagaimana telah Allah sebutkan dalam ayat-Nya yang mulia, وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ […]

Tetesan Kencing Yang Menimpa Baju T: Saya seorang pemuda yang tidak lebih dari tiga puluh tahun. Saya menegakkan shalat pada waktunya. Setelah saya berwudhu dan hendak berangkat ke masjid, saya merasakan ada air kencing yang menetes pada waktu berangkat ke masjid. Bahkan terkadang pada pertengahan shalat. Setelah saya memastikan, saya malah menjadi ragu-ragu. Apakah saya […]


Pembicara : Al Ustadz Muhammad bin Umar As Sewed -hafidzahullah- Materi: “MENJAGA STABILITAS NKRI DALAM TINJAUAN SYARIAT ISLAM” Tempat: MASJID AL-JAMAAH Jl. Patra Raya-Klayan Cirebon Waktu: Ahad, 06 Sya’ban 1439 H/ 22 April 2018 M Link Download:

WASIAT SYAR'I UNTUK HIDUP BERUMAH TANGGA [1] Asy-Syaikh Sa'ìd Sàlim ad-Damaraki hafizhahullah mengatakan, "Wahai suami, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah mewasiatimu untuk BERBUAT BAIK KEPADA ISTRIMU, maka terimalah wasiat nabimu. Dikarenakan di dalamnya terdapat kebahagiaanmu. Na…


🔥⚖ Syubhat & Bantahan Terhadap Ahlus Sunnah Menyertai Pilihanraya & Parlimen (Bahagian 2 – Akhir) ✍🏼 Fatwa asy-Syaikh Rabi’ Bin Hadi Al-Madkhali حفظ…


🔥⚖ Syubhat & Bantahan Terhadap Ahlus Sunnah Menyertai Pilihanraya & Parlimen (Bahagian 1) ✍🏼 Fatwa asy-Syaikh Rabi’ Bin Hadi Al-Madkhali حفظه الله ❓Soala…

Jangan Merasa Pede dan Merasa Cukup dengan Ilmumu Ibnul Jauzi rahimahullahu berkata, "Suatu musibah yang besar adalah ketika seorang insan merasa ridha dengan keadaan dirinya dan merasa cukup dengan ilmunya, dan ini adalah ujian yang telah merata pada keadaan mayoritas orang. Maka engkau bisa lihat hal ini pada orang-orang yahudi atau nashara yang memandang bahwa mereka adalah orang-orang yang berada di atas kebenaran, mereka tidak mau menelaah, tidak juga mau melihat kepada dalil nubuwah nabi kita Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Jika mereka diperdengarkan dengan sesuatu yang bisa melembutkan hatinya semisal Al Quran yang mulia, mereka pun lari menghindar supaya tidak mendengarnya. Demikian juga kepada orang yang telah memiliki hawa nafsu yang kuat, bisa berupa karena dia seorang yang mengikuti mazhab bapaknya dan keluarganya, atau bisa berupa adanya pendapat pribadi yang dia anggap benar, tanpa melihat dalil lain yang bisa membantahnya dan tidak mau melihat bahasan ulama yang sesungguhnya akan memberikan kepadanya pencerahan akan kesalahannya." (Shayyidul Khathir-Ibnul Jauzi, hal. 374) ➖➖➖ 💐 Wa Sedikit Faidah Saja (SFS) ➖➖➖ 💾 Arsip lama terkumpul di catatankajianku.blogspot.com dan di link telegram http://bit.ly/1OMF2xr @SedikitFaidahSaja Sedikitnya Thalabul Ilmi yang Istiqamah Abu Daud ath Thayalisi rahimahullah bercerita, "Pada suatu hari aku berada di pintu rumahnya Syubah dan tak jauh di sana terlihat ada sebuah masjid yang penuh dengan anak-anak kecil yang sedang belajar. Ketika Syubah keluar rumah, beliau pun bersandar kepadaku dan berkata, "Wahai Sulaiman apakah menurutmu semua anak-anak yang sedang belajar itu kelak akan menjadi seorang muhaddits (ahlu hadits)?" Aku menjawab, "Tidak." Maka Syubah berkata, "Engkau benar, bahkan tidak sampai lima orang." Aku langsung menimpali, "Lima?!" Syubah menegaskan, "Ya, salah seorang dari mereka belajar di waktu kecil, tapi ketika sudah besar mereka malah meninggalkannya, salah seorang dari mereka belajar di waktu kecil, tapi ketika sudah besar, mereka malah tersibukkan dengan sesuatu yang merusak." Beliau mengulang-ulang kata itu kepadaku. Aku (Abu Daud ath Thayalisi) berkata, "Aku pun memperhatikan keadaan setelah itu dan ternyata benar, tidaklah mencapai lima orang dari mereka yang menjadi muhaddits." (Disadur dari Al Hatsu ala Hifzhil Hadits-Khathib al Baghdadi, dinukil dari Al Jami fil Hatsi ala Hifzhil Ilmi, hal. 66, Maktabah Ibni Taimiyyah 1991). WaSedikit Faidah Saja (SFS) ➖➖➖ 💾 Arsip lama di catatankajianku.blogspot.com dan di link telegram http://bit.ly/1OMF2xr @SedikitFaidahSaja #ilmu Efek Negatif ketika Thalabul Ilmi tidak Bertujuan untuk Beramal Ibnu Hibban rahimahullahu berkata, "Seorang yang berakal adalah seorang yang tidak menyibukkan diri dengan thalabul ilmi . kecuali dengan maksud untuk mengamalkannya, karena barang siapa yang melakukan thalabul ilmi untuk sesuatu yang lain dari maksud yang telah kami sifatkan (yakni mengamalkan ilmu), niscaya akan bertambahlah kesombongan dan kecongkakkannya serta dia akan menjadi orang yang meninggalkan amal dan menyia-nyiakan dirinya (untuk beramal)." (Raudhatul Uqala-Ibnu Hibban, dinukil dari Al Muntaqa min Kitabi Raudhatil Uqala wa Nuzhatil Fudhala, hal. 20, cet. Darul Istiqamah 2010). 💐 Wa Sedikit Faidah Saja (SFS) ➖➖➖ 💾 Arsip lama di catatankajianku.blogspot.com dan di link telegram http://bit.ly/1OMF2xr Tidak Menyebarkan Ilmu, Maka Ilmu itu tidaklah Bermanfaat Ibnu Hibban rahimahullahu berkata, "Tidaklah aku melihat seorangpun yang bakhil terhadap ilmunya, melainkan akan berakibat tidak bermanfaat ilmunya sebagaimana tidak bermanfaatnya sebuah air yang tergenang di bumi selama tidak dimanfaatkan. Tidaklah akan ada emas merah selama emas itu tidak dikeluarkan dari tempat pertambangannya, tidak akan pula ada sebuah mutiara yang bernilai mahal selama mutiara itu tidak dikeluarkan dari dalam lautan, demikian juga akan al ilmu, tidaklah bermanfaat ilmu itu selama ilmu tersebut didiamkan dan tidak disebarkan atau dibagikan faidahnya." (Raudhatul Uqala-Ibnu Hibban, dinukil dari Al Muntaqa min Kitabi Raudhatil Uqala wa Nuzhatil Fudhala, hal. 21, cet. Darul Istiqamah 2010). ➖➖➖ 💐 Wa Sedikit Faidah Saja (SFS) ➖➖➖ 💾 Arsip lama di catatankajianku.blogspot.com dan di link telegram http://bit.ly/1OMF2xr @SedikitFaidahSaja #ilmu