Artikel Islami

Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya

Merengek Dalam Berdoa Agar Terkabul
Atsar.id
Atsar.id

Merengek Dalam Berdoa Agar Terkabul

MERENGEK DALAM BERDO'A :: Adab Terkabulnya Do'a Merengek adalah meminta sesuatu dengan mendesak Sumber:&nbsp.https://pbs.twimg.com/profile_images/2246133438/orange_sky.jpg Al-Auza’i menyebutkan sebuah riwayat dari Zuhri dari Urwah dari ‘Aisyah Radhiallahu ‘anha, bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah menyukai seorang yang merengek di dalam do’anya.” Dalam kitab Az-Zuhd karya Al-Imam Ahmad, disebutkan sebuah Atsar dari Qotadah, dari Muwarriq, “Aku tidak mendapati permisalan yang tepat bagi seorang mukmin, kecuali ibarat seseorang yang berada di tengah lautan yang hanya berpegangan kepada sebatang kayu. Lalu ia berdo’a, “Wahai Rabbku, Wahai Rabbku..” Ia berharap Allah  menyelamatkannya.” Al-Jawabul Kaafi (hal.11) Maksudnya adalah, seorang mukmin hidupnya di dunia dipenuhi dengan rasa butuh kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Ia selalu berdo’a dalam setiap kebutuhannya. Dan di dalam berdo’a dia seperti seorang yang berada di tengah lautan yang hanya berpegangan kepada sebatang kayu. Keadaan darurat tersebut membuat ia sangat khusyu’ dan mengulang-ulang permintaannya. Berharap agar Allah mengabulkan do'anya. Sumber panduan: Al-Jawabul Kaafi (hal.11) Disajikan oleh Tim Warisan Salaf Warisan Salaf menyajikan artikel dan Fatawa Ulama’ Ahlussunnah wal Jama’ah Ikuti Channel kami di telegram https://bit.ly/warisansalaf Dipublikasikan www.happyislam.com 31 Mar '16

Adab & Akhlak
Mar 31, 20162 min read
Pokok-pokok Ideologi Komunis
Atsar.id
Atsar.id

Pokok-pokok Ideologi Komunis

POKOK-POKOK IDEOLOGI KOMUNIS Banyak orang mengira bahwa sosialisme-komunisme hanyalah sebatas ideologi yang berkaitan dengan sistem ekonomi dan politik yang bermaksud menghapus milik perseorangan dan menggantikannya dengan milik bersama. Sebuah ideologi yang kontra total dengan kapitalisme dan berusaha mengangkat derajat kalangan bawah. Padahal MASALAHNYA TIDAK SEBATAS ITU. Sosialisme-Komunisme mempunyai pokok-pokok ideologi kufur yang sangat BERTENTANGAN dengan Islam bahkan semua agama samawi. Pokok-pokok ideologi komunis tersebut antara lain, 1. Tidak ada tuhan, dan hidup adalah materi (materialistis) 2. Ingkar terhadap hari Kiamat 3. Ingkar terhadap al-Jannah (Surga) dan an-Naar (neraka) 4. Menentang semua agama asy-Syaikh al-Allamah Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata, "Di antara akidah kufur yang bertentangan dengan akidah yang benar dan menyelisihi agama yang dibawa oleh para rasul — alahim as-Salam — adalah keyakinan kaum ateis masa kini pengikut Karl Marx, Vladimir Ilyich Lenin, dan para penyeru ateis dan kekufuran selain mereka, baik mereka beri nama dengan sosialisme, komunisme, ba'ts, atau yang lainnya. Di antara pokok-pokok ideologi mereka antara lain. - Tidak ada tuhan, dan hidup adalah materi (meterialistis), - ingkar terhadap hari Kiamat, - ingkar terhadap al-Jannah dan an-Naar, dan - menentang semua agama. Barangsiapa meneliti buku-buku referensi mereka dan mengkaji pokok-pokok ideologi mereka, niscaya ia akan tahu dengan penuh keyakinan dan tanpa keraguan bahwa akidah ini bertentangan dengan semua agama samawi. Dia juga akan yakin bahwa akidah ini akan mengantarkan penganutnya kepada kesudahan terburuk di dunia dan akhirat." (al-Aqidah ash-Shahihah wama Yudhadduha, hlm 12-13) dari majalah "asy-Syari'ah" no. 113/X/1437 H/2016 , "BOM WAKTU KOMUNISME", oleh al-Ustadz Ruwaifi bin Sulaimi, Lc, halaman 10 Majmu'ah Manhajul Anbiya Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net AWAS BAHAYA LATEN KOMUNISME!! "Menelisik sejarahnya, orang-orang komunis di negeri ini tidak pernah patah arang mewujudkan cita-cita jahat mereka, yaitu MEREBUT KEKUASAAN TERTINGGI DI BUMI NUSANTARA INI dan MENJADIKANNYA SEBAGAI NEGARA KOMUNIS. Makar dan kekuatan terselubung senantiasa mereka himpun. Kader-kader setia mereka, baik sipil maupun militer, didoktrin siaga untuk menjalankan komando atasan. Pada saatnya mereka akan bergerak dengan cepat. Bila demikian, segala cara akan mereka HALALKAN. Meskipun harus membunuh, menyiksa, dan berjalan di atas darah mayat-mayat manusia yang mati bergelimpangan. Sebagaimana yang terjadi di Uni Soviet, induk semang PKI baik di masa Ilyich Lenin maupun Joseph Stalin." ~~~~~~~~~~~~ dari majalah "asy-Syari'ah" no. 113/X/1437 H/2016 , "BOM WAKTU KOMUNISME", oleh al-Ustadz Ruwaifi bin Sulaimi, Lc, halaman 5. Majmu'ah Manhajul Anbiya Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net ~~~~~~~~~~~~~~~~~

Aqidah
Mar 30, 20163 min read
Membaca Quran dengan Tadabbur / Tafakkur
Atsar.id
Atsar.id

Membaca Quran dengan Tadabbur / Tafakkur

&nbsp.MEMBACA AL-QUR'AN DENGAN TADABBUR/TAFAKKUR  Sumber: tarteelequran.com al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata : Seandainya manusia mengetahui rahasia yang terdapat dalam membaca Al-Qur'an dengan penuh tadabbur (merenungkan), niscaya mereka akan menyibukkan diri dengannya tanpa selainnya. Apabila dia membacanya dengan penuh tafakkur, ketika dia melewati sebuah ayat yang dia membutuhkan ayat itu untuk mengobati hatinya, niscaya dia akan mengulang-ulang ayat tersebut walaupun sebanyak seratus kali, walaupun semalam suntuk. Membaca satu ayat dengan penuh tafakkur dan memahaminya lebih baik dari pada membaca seluruh al-Qur'an hingga khatam (selesai) namun tanpa merenungkan dan memahaminya, dan yang demikian itu lebih bermanfaat bagi hati dan lebih kuat untuk bisa meraih keimanan dan merasakan manisnya al-Qur'an. Demikianlah kebiasaan para salaf. Ada di antara mereka yang mengulang-ulang satu ayat hingga datang waktu subuh Telah datang dari Nabi shallahu 'alahi wa sallam bahwa beliau mengulang-ulang sebuah ayat hingga shubuh, yaitu firman Allah Ta'ala ; (إِن تُعَذبهُم فَإِنَّهُم عِبَادك وَإِن تغْفر لَهُم فَإنَّك أَنْت الْعَزِيز الْحَكِيم) "Jika Engkau mengadzab mereka maka sungguh mereka adalah hamba-hamba-Mu. Jika Engkau mengampuni mereka maka sesungguhnya Engkau Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (al-Ma'idah : 118) Membaca al-Qur'an dengan penuh tafakkur merupakan pengkal kebaikan hati." Miftaah Daar as-Sa'adah 1/187 ✍🏻قال الإمام ابن القيم رحمه الله تبارك وتعالى فلَو علم النَّاس مَا فِي قِرَاءَة الْقُرْآن بالتدبر لاشتغلوا بهَا عَن كل مَا سواهَا ، فإِذا قَرَأَهُ بتفكر حَتَّى مر بِآيَة وَهُوَ مُحْتَاجا إِلَيْهَا فِي شِفَاء قلبه كررها وَلَو مائَة مرّة وَلَو لَيْلَة ، فقراءة آيَة بتفكر وتفهم خير من قِرَاءَة ختمة بِغَيْر تدبر وتفهم وأنفع للقلب وأدعى الى حُصُول الايمان وذوق حلاوة الْقُرْآن وهَذِه كَانَت عَادَة السّلف يردد أحدهم الآية إلى الصَّباح وَقد ثَبت عَن النَّبِي أنه قَامَ بِآيَة يُرَدِّدهَا حَتَّى الصَّباح وَهِي قَوْله : ( إِن تُعَذبهُمْ فَإِنَّهُم عِبَادك وَإِن تغْفر لَهُم فَإنَّك أَنْت الْعَزِيز الْحَكِيم ) ، فقراءة الْقُرْآن بالتفكر هِيَ أصل صَلَاح الْقلب . مفتاح دار السعادة ( ١٨٧/١ ) ••••••••••••••••••••• Majmu'ah Manhajul Anbiya Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

Kata Mutiara
Mar 29, 20163 min read
«»
HomeRadioArtikelPodcast