Artikel Islami

Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya

Keutamaan Mengunjungi Saudara Muslim
Atsar.id
Atsar.id

Keutamaan Mengunjungi Saudara Muslim

MENGUNJUNGI SAUDARA-SAUDARA KARENA ALLAH ADALAH IBADAH YANG SANGAT AGUNG Perbuatan apa saja yang mesti dilakukan ketika mengunjungi saudara Assyaikh Al-Allamah Abdul Aziz Ibnu Baz rahimahullah Saling mengunjungi karena Allah adalah sunnah dan pendekatan diri kepada Allah, Nabi shallallahu alaihi wa salam bersabda, Allah azza wajalla berfirman : وجبت محبتي للمتزاورين في وللمتحابين في والمتجالسين في والمتبارين في&nbsp. Artinya : "Pasti akan mendapatkan kecintaanku orang-orang yang saling mengunjungi karena Aku, saling mencintai karena Aku, saling bermajelis karena Aku, saling berbuat baik karena Aku" Saling mengunjungi karena Allah didalamnya terdapat kebaikan dan kemaslahatan yang sangat banyak, Ketika mengunjunginya, ucapkan salam kepadanya, jabatlah tangannya, doakan kebaikan untuknya, masing-masing mendoakan saudaranya, beramah tamahlah kepadanya dengan ucapan yang baik, lakukanlah mudzakarah (mengulang-ulang faidah) yang bermanfaat untuk kehidupan dunia dan akhirat mereka, ini adalah termasuk dari kesempurnaan berkunjung. Apabila menolongnya dalam perkara yang dibutuhkannya pada urusan agama dan dunianya, maka ini adalah termasuk kesempurnaan dalam kecintaan dan kesempurnaan dalam berkunjung, Saya tidak mengetahui perbuatan  khusus yang dilakukan sipengunjung melainkan ucapan salam, berbicara bersama saudaranya, mendoakan untuknya kebaikan , hidayah, dan keistiqamahan. Dikutip dari : https://binbaz.org.sa/old/29621 Alih bahasa : Abu Fudhail Abdurrahman Ibnu'Umarغفر الرحمن له Channel telegram : https://t.me/alfudhail TIPS UNTUK MENGUATKAN KECINTAAN SESAMA SAUDARA Saling mengunjungi adalah perbuatan yang bisa menumbuhkan rasa cinta didalam hati Assyaikh Al-Allamah Abdul Aziz Ibnu Baz rahimahullah Termasuk dari perbuatan saling mencintai karena Allah adalah saling mengunjungi untuk menguatkan kecintaan, untuk tolong menolong diatas kebaikan, saling menasihati terhadap kebenaran, didalam hadits yang shahih disebutkan : أَنَّ رَجُلًا زَارَ أَخًا لَهُ فِي قَرْيَةٍ، فَأَرْصَدَ اللهُ تَعَالَى عَلَى مَدْرَجَتِهِ مَلَكًا، فَلَمَّا أَتَى عَلَيْهِ الْمَلَكُ قَالَ: أَيْنَ تُرِيدُ؟ قَالَ: أَزُورُ أَخًا لِي فِي هَذِه الْقَرْيَةِ. قَالَ: هَلْ عَلَيْكَ مِنْ نِعْمَةٍ تَرُبُّهَا؟ قَالَ: لَا، إِلاَّ أَنِّي أَحْبَبْتُهُ فِي اللهِ. قَالَ: فَإِنِّي رَسُولُ اللهُ إِلَيْكَ أَنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ قَدْ أَحَبَّكَ كَمَا أَحْبَبْتَهُ لَهُ Artinya : Ada seseorang yang mengunjungi saudaranya di negeri yang lain. Maka Allah  mengutus malaikat di belakangnya. Ketika malaikat ini sampai ke orang tersebut, malaikat bertanya, “Engkau akan berangkat kemana?” Orang tersebut menjawab, “Aku ingin mengunjungi saudaraku di jalan Allah.” Malaikat berkata, “Apakah dia memiliki kenikmatan/harta yang engkau kerjakan untuknya?” Dia menjawab, “Tidak. Hanya saja aku mencintainya karena Allah.” Malaikat berkata, “Aku adalah utusan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah mencintaimu sebagaimana engkau telah mencintai temanmu di jalan-Nya.” (HR. Muslim no. 2567) Hadits ini menunjukkan keutamaan saling mengunjungi dijalan Allah, mengunjungi kerabat dan sahabat, Kemudian mengunjungi kerabat didalamnya terdapat menyambung silaturahmi juga, Didalam hadits yang shahih Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda : مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي  رِزْقِهِ وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِفَلْيَصِلْ رَحِمَهُ “Siapa yang suka dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaknya dia menyambung rahimnya (silaturahim).” Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda : لا يدخل الجنة قاطع رحم  "Tidak akan masuk ke dalam surga pemutus silaturrahmi" Menyambung silaturahmi adalah termasuk ibadah yang paling afdhal, dan memutus silaturahmi adalah termasuk dari dosa yang paling jelek. Dikutip dari: https://binbaz.org.sa/fatwas/13409/%D9%81%D8%B6%D9%84-%D8%B5%D9%84%D8%A9-%D8%A7%D9%84%D8%B1%D8%AD%D9%85-%D9%88%D8%B2%D9%8A%D8%A7%D8%B1%D8%A9-%D8%A7%D9%84%D8%A7%D9%82%D8%A7%D8%B1%D8%A8-%D9%88%D8%A7%D9%84%D8%A7%D8%AE%D9%88%D8%A7%D9%86 Alih bahasa : Abu Fudhail Abdurrahman Ibnu 'Umar غفرالرحمن له. Channel telegram : https://t.me/alfudhail KEUTAMAAN MENGUNJUNGI SAUDARA Assyaikh Al-Allamah Muhammad Ibnu Shalih Al-Utsaimin rahimahullah, diantara keutamaannya adalah : Mendapatkan pahala yang besar Melunakkan hati, Menjadikan manusia bersatu,  Mengingatkan orang yang lupa dan lalai,  Mengajari orang yang belum mengetahui,  Pada ziarah(kunjungan) terdapat kemaslahatan yang sangat banyak yang diketahui oleh siapa saja yang telah mencobanya. Dikutip dari : https://www.sahab.net/forums/index.php?app=forums&module=forums&controller=topic&id=163757 و قال أيضا: والزيارة لها فوائد منها هذا الأجر العظيم ومنها أنها تؤلف القلوب وتجمع الناس وتذكر الناسي وتنبه الغافل وتعلم الجاهل وفيها مصالح كثيرة يعرفها من جربها. " شرح رياض الصالحين "  ( 3/ 243) Alih bahasa: Abu Fudhail Abdurrahman Ibnu'Umarغفر الرحمن له. Channel telegram : https://t.me/alfudhail Keutamaan Mengunjungi Saudara Muslim

Adab & Akhlak
Nov 25, 20184 min read
Doa Agar Istiqamah di Atas Sunnah
Atsar.id
Atsar.id

Doa Agar Istiqamah di Atas Sunnah

DOA PERMOHONAN AGAR ISTIQAMAH DI ATAS SUNNAH Seringnya permohonan terhadap sesuatu menunjukkan besarnya hajat terhadap hal tersebut. Rasanya tidak berlebihan jika kita mengatakan bahwa permohonan yang paling layak untuk diulangi dan terus diminta ialah permohonan untuk kokoh di atas hidayah Islam. - Siapa kah kita? Bahkan Rasulullah ﷺ pun dikatakan oleh Anas bin Malik : كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُكْثِرُ أَنْ يَقُولَ : " يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ، ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ " Sesungguhnya Rasulullah ﷺ seringkali memanjatkan doa : يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ، ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ&nbsp. Yaa muqollibal quluub, tsabbit qolbii 'alaa diinik "Wahai Dzat yang membolak-balik hati, kokohkan lah hati hamba di atas agama-Mu." -SHAHIH- (Syaikh Nashir) HR. At Tirmidzi (2140) - Bukan hanya Anas! Pernyataan serupa juga disampaikan oleh istri tercinta Baginda Nabi ﷺ, 'Aisyah radhiyallahu 'anha : دَعَوَاتٌ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُكْثِرُ يَدْعُو بِهَا : " يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ، ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ ".  Rangkaian doa yang seringkali dipanjatkan oleh Rasulullah ﷺ ialah يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ، ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ Yaa muqollibal quluub, tsabbit qolbii 'alaa diinik "Wahai Dzat yang membolak-balik hati, kokohkan lah hati hamba di atas agama-Mu." Ibunda kita, Aisyah pun menanyakan sabab-musabab dari hal itu, maka Beliau ﷺ menyatakan : إِنَّ قَلْبَ الْآدَمِيِّ بَيْنَ أُصْبُعَيْنِ مِنْ أَصَابِعِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ، فَإِذَا شَاءَ أَزَاغَهُ، وَإِذَا شَاءَ أَقَامَهُ  "Sesungguhnya hati manusia berada di antara dua Jari dari Jemari Allah. Bila Allah ingin; Allah simpangkan dia. Dan bila Allah ingin; Allah kokohkan hatinya." -SHAHIH LI GHAIRIH- (Tahqiq Musnad) HR. Ahmad ☑️ Sebagai penutup dari tulisan ringkas ini, simaklah ucapan dari Imam Al Baghawi rahimahullah berikut : "Dalam riwayat ini terdapat penjelasan bahwa seorang hamba tidak sedikitpun memiliki peranan dalam urusan bahagia dan sengsaranya. Bahkan, saat dia dapat hidayah itu karena Allah memberinya hidayah. Saat dia kokoh di atas iman maka karena Allah mengokohkan imannya. Dan demikian pula, saat dia tersesat itu dikarenakan Allah memalingkannya dari petunjuk. Allah ta'ala berfirman : بَلِ اللَّهُ يَمُنُّ عَلَيْكُمْ أَنْ هَدَاكُمْ لِلْإِيمَانِ "Bahkan Allah yang berjasa atas kalian saat Dia memberikan hidayah menuju iman." (QS. Al Hujurat : 17) Dan Dia juga berfirman saat mengisahkan tentang ucapan pujian penduduk surga : وَقَالُوا الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَٰذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ ۖ "Segala pujian bagi Allah yang telah menunjuki kami jalan menuju surga. Tidak mungkin kami mendapatkan hidayah jika Allah tidak memberi kami hidayah." (QS. Al A'raaf : 43) Dan Allah ta'ala berfirman : يُثَبِّتُ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ ۖ "Allah mengokohkan orang-orang yang beriman dengan ucapan yang kokoh di kehidupan dunia dan akhirat." (QS. Ibrahim : 27) -Syarhus Sunnah oleh Imam Al Baghawi, I/167- 📜 Bahan Bacaan: [ Fiqh Al Ad'iyah wa Al Adkar hlm. 906-907 ] ✍🏼 -- Muara Badak @ Kutai Kartanegara -- Hari Ahadi, Jelang Pulang 01 Jumadil Awal 1439 / 18 Januari 2018 ▶️ Mari ikut berdakwah dengan turut serta membagikan artikel ini, asalkan ikhlas insyaallah dapat pahala. ••• 📡 https://t.me/nasehatetam 🖥 www.nasehatetam.com

Doa Dzikir
Nov 23, 20184 min read
«»
HomeRadioArtikelPodcast