Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


? Syaikh Ibnu Utsaimin -rahimahullah- berkata: ? “Puasa tersebut dimaksudkan untuk menyempurnakan amalan-amalan wajib, karena kedudukan puasa 6 hari di bulan Syawwal seperti shalat rawatib yang dikerjakan setelah shalat wajib untuk menyempurnakan kekurangan yang terdapat pada amalan wajib tersebut.”


? Syaikh Ibnu Utsaimin -rahimahullah- berkata : ? “Pahala puasa 6 hari di bulan Syawwal tidak akan diperoleh kecuali jika seseorang telah menyempurnakan puasa Ramadhan.”


? Ibnu Baz -rahimahullah- berkata: ? “Bila dia menyegerakan puasa tersebut dan dikerjakan langsung secara berurutan di awal bulan Syawwal maka itu yang lebih utama.”


? Ibnu Baz -rahimahullah- berkata: ? “Seorang mukmin boleh memilih pada seluruh bulan syawwal dalam melaksanakan puasa tersebut.


? Dari Abu Ayub Al Anshori -radhiallahu’anhu-, ia berkata: bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: ? “Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan kemudian setelah itu diikuti puasa 6 hari di bulan Syawal, maka seperti puasa setahun.” ? (H. R Muslim 204-1164)