Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Al-Hasan al-Bashri rahimahullah menyatakan, “إن العبد لا يزال بخير ما كان له واعظ من نفسه وكانت المحاسبة من همته.” “Sesungguhnya seorang hamba akan selalu berada dalam kebaikan selama dia memiliki penasehat dari jiwanya dan muhasabah (introspeksi diri) adalah keinginannya.” [Ighotsatul Lahfan 1/78]


Bersiwak ketika imam sedang berkhutbah pada hari jum’at, jika ada perlunya seperti mulai dilanda rasa kantuk lantas bersiwak untuk mengusir rasa kantuknya, maka ini bagus dan maksudnya baik. Apabila bersiwak karena adanya perubahan bau mulut seperti misalnya perubahan bau mulut semakin bertambah karena diam (dalam waktu yang lama) lantas bersiwak untuk menghilangkan baunya, maka hal […]


Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkisah, كان إذا أشكلت عليه المسائل يقول: يا معلم ابراهيم علمني يكثر الاستعانة بذلك “Dahulu guru kami (Ibnu Taimiyah) jika merasa bingung dengan berbagai permasalahan, maka beliau pun mengatakan, يامعلم إبراهيم علمني ‘Wahai Pengajar Ibrahim (Allah Ta’ala), ajarilah aku.’ Beliau banyak memohon pertolongan kepada Allah dengan doa tersebut.” [I’lamul Muwaqqiin 4/257]


Bakr al-Muzani rahimahullah menyatakan, إذا أردت أن تنفعك صلاتك فقل : لعلي لا أصلي غيرَها “Jika engkau ingin shalatmu bermanfaat bagimu, maka katakanlah, ‘Barangkali setelah ini aku tidak akan bisa melakukan shalat selainnya.” [Jami’al-Ulum wal Hikam 42/11]


Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al Bassam rahimahullah menyatakan, “الحياء لا يمنع من التفقه في الدين والسؤال عما يجب السؤال عنه.” “Rasa malu jangan sampai menghalangi dari upaya mendalami ilmu agama dan bertanya tentang perkara-perkara yang wajib ditanyakan tentangnya.” [Taudhihul Ahkam min Bulughil Maram 7/489]


Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menyatakan, الـنّفس إنْ لـمْ تشغـلهـا بـالـحق شغلـتك بالـباطل، وهـو الـقلـب إنْ لـمْ تسكـنه محـبّة الله عز وجل، سكـنته محـبّة الـمخلوقين ولا بُـدّ “Jiwa ini, jika anda tidak menyibukkannya dengan kebenaran, maka pasti akan tersibukkan dengan kebatilan. Sementara kalbu, jika tidak bisa membuatnya tenang kecintaan kepada Allah, maka hanya akan membuatnya tenang […]


Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu’anhu bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, أُمِرَ بعبد من عباد الله أن يُضرَب في قبره مائة جلدة، فلم يزل يسأل ويدعو حتى صارت جلدةً واحدةً، فجُلد جلدةً واحدةً، فامتلأ قبره عليه نارًا، فلما ارتفع عنه أفاق، قال: علام جلدتموني؟ فقيل له:إنك صليت صلاةً واحدةً بغير طهور. ومررت على مظلوم فلم تنصره! “Seorang […]


Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan, “أن مخالفة الهوى تقيم العبد في مقام من لو أقسم على الله لأبره فيقضي له من الحوائج أضعاف أضعاف ما فاته من هواه.” “Sesungguhnya menyelisihi hawa nafsu akan memposisikan seorang hamba pada kedudukan seseorang yang apabila bersumpah dengan nama Allah, maka Allah Ta’ala akan mengabulkan sumpahnya. Sehingga akan dipenuhi berbagai […]


Dalam perkara ini ada kelonggaran, dzikir pagi waktunya mulai dari terbitnya fajar sampai meningginya matahari pada waktu dhuha. Adapun dzikir sore mulai dari menguningnya cahaya matahari sampai sekitar pertengahan malam. Namun terkadang ada dzikir-dzikir tertentu yang dibatasi waktunya seperti seseorang yang membaca ayat kursi pada malam hari, maka ia akan mendapatkan penjagaan dari Allah Ta’ala […]


Rabu • Waktu Ba’da Isya – selesai • Materi Kitab Umdatul Ahkam • Pemateri Ustadz Qomar Zaenal Abdullah, LC. حفظه الله • Tempat Rumah Bp. Tukiyo (depan kusen kayu, sebelum pasar ikan NGADIREJO dari arah PARAKAN), Desa MANGGONG, Kec. NGADIREJO, TEMANGGUNG https://maps.app.goo.gl/uFxZeeesGfxqMp2m8 • Kontak Abu Hamzah (Sigit) : (085602130054) Notes : umum (khusus ikhwan/ laki-laki) […]


Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata, الذي عمره إحدى وعشرون سنة ليس صغيراً على الزواج، عمرو بن العاص تزوج وله إحدى عشرة سنة، وجاءه ولد، ولهذا يقال: ليس بينه وبين ابنه عبد الله إلا ثلاث عشرة سنة “Seseorang yang berusia dua puluh satu tahun tidaklah terlalu kecil untuk menikah. Amr bin al-Ash saja menikah […]


Imam Ibnu Qudamah al-Maqdisi rahimahullah berkata, من موانع فهم القرآن أن يكون التّالي مُصرّاً على ذنبٍ أومتصفاً بكبرٍ، أو مبتلى بهوى مطاعٍ، فإن ذلك سبب ظلمة القلب “Di antara penghalang pemahaman terhadap al-Qur’an adalah seorang pembaca terus-menerus melakukan perbuatan dosa, memiliki sifat sombong dan memperturutkan hawa nafsu. Maka sungguh semua itu merupakan sebab munculnya kegelapan […]