Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


ORAL THRUSH / CANDIDIASIS Pertanyaan : Assalamu’alaykum. Saya ingin bertanya. Bagaimana cara mengobati penyakit Candidiasis…


SAKIT GIGI Pertanyaan : Assalamu’alaikum. Afwan, ana ingin bertanya, Dok, Hmpir seminggu gigi sakit, sudah…


Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin rahimahulloh, “Mushaf-mushaf yang rusak hendaknya dibakar sebagaimana dilakukan oleh shahabat tatkala mereka membakar mushaf-mushaf tambahan dari mushafnya Ustman. Mushaf tersebut dibakar dan dikubur di tempat yang bersih.” ? Liqaa Al Bab Al Maftuuh 139 المصاحف التالفة تُحْرَق كما فعل الصحابة رضي الله عنهم حين أحرقوا المصاحف الزائدة عن مصحف […]


🌹💐💎🤝🏻 JAGALAH BATASAN-BATASAN ALLAH! Telah banyak ayat al-Qur’an dan hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam…


💎 SUBSTANSI DAKWAH SALAFIYYAH YANG SEBENARNYA ✍ Asy-Syaikh Badr al-‘Anazi hafizhahullah berkata, “Aku katakan bahwa…

Cahaya dalam Kegelapan Cacat Bukan Penghalang Untuk Berilmu dan Beramal Anggota tubuh yang kita miliki adalah nikmat yang besar dari Allah subhanahu wa taala. Semua orang pasti suka memiliki tubuh yang sempurna. Itulah dambaan setiap insan. Namun tidak semua mendapatkan apa…


🔊💽 Fiqh Mazhab Syafi’i (Kajian Bersiri Kitab Matn Abi Shuja) 💺Al-Ustadz Suhairi حفظه الله 📅 Muhadharah ll Pustaka Al-Munawwarah ll Kuala Lumpur ll 06-07 Safar 144…

NASEHAT TERAKHIR ASY-SYAIKH ABDUL AZIZ BIN BAZ RAHIMAHULLAH YANG BELIAU SAMPAIKAN DI MALAM TERAKHIR DI RIYADH SEBELUM BEROBAT KE RUMAH SAKIT RAJA FAISAL DI THAIF MENJELANG WAFATNYA الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وأصحابه ومن اهتداه بهداه، أما بعد: Nasihat Terkahir Asy Syaikh Abdul Aziz bin Baz Allah Jalla wa 'Ala berfirman: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ (١٨) وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ نَسُوا اللَّهَ فَأَنسَاهُمْ أَنفُسَهُمْ ۚ أُولَٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ (١٩) لَا يَسْتَوِي أَصْحَابُ النَّارِ وَأَصْحَابُ الْجَنَّةِ ۚ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ هُمُ الْفَائِزُونَ (٢٠) "Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kalian kepada Allah dan hendaknya setiap diri memperhatikan apa yang telah dia usahakan untuk hari esok (kehidupan akhirat), dan bertakwalah kepada Allah karena sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa saja yang kalian perbuat. Dan janganlah kalian seperti orang-orang yang telah melupakan Allah sehingga Dia menjadikan mereka lupa terhadap diri mereka sendiri, mereka itulah orang-orang yang fasik. Tidak sama antara penghuni neraka dan penduduk surga, penduduk surga itulah orang-orang yang beruntung." (Al-Hasyr: 18-20) Rabb kita Azza wa Jalla memerintahkan orang-orang yang beriman dalam ayat ini agar bertakwa kepada-Nya, . dan di dalam ayat yang banyak Dia memerintahkan hamba-hamba-Nya yang beriman untuk bertakwa karena itu merupakan pangkal kebaikan. Barangsiapa bertakwa kepada Allah maka sempurnalah kebahagiaan untuknya. Sebagaimana Dia telah memerintahkan hal itu kepada seluruh manusia dengan firman-Nya: يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ. "Wahai manusia, bertakwalah kalian kepada Rabb kalian yang telah menciptakan kalian dari jiwa yang satu." (An-Nisa': 1) Dan juga firman-Nya: وقال: يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمْ ۚ إِنَّ زَلْزَلَةَ السَّاعَةِ شَيْءٌ عَظِيمٌ. "Wahai manusia, bertakwalah kalian kepada Rabb kalian, karena sesungguhnya kegoncangan hari kiamat nanti adalah sesuatu yang sangat besar." (Al-Hajj: 1) Wajib atas setiap mu'min untuk bertakwa kepada Allah dan selalu merasa diawasi oleh Allah di manapun dia berada, apakah di darat, di laut, di rumah, di pasar, dan di semua tempat hendaklah dia selalu merasa diawasi oleh Allah dalam semua perbuatan dan ucapannya, sehingga dia melakukan apa yang dibolehkan oleh Allah, menunaikan apa yang Dia wajibkan, dan berhenti dari apa saja yang diharamkan oleh Allah. Inilah yang wajib atas setiap mu'min yaitu dengan melakukan muhasabah (introspeksi diri) dan menundukkan jiwanya serta memperhatikan apa yang telah dia usahakan untuk kehidupan akhirat sebelum ajalnya tiba. Oleh karena inilah Allah Jalla wa Ala berfirman: وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ. "Dan hendaknya setiap diri memperhatikan apa yang telah dia usahakan untuk hari esok (kehidupan akhirat)." (Al-Hasyr: 18) Maka perhatikanlah apa yang telah kalian usahakan untuk kehidupan akhirat, jika itu merupakan perbuatan baik maka teruslah di atasnya, pujilah Allah atasnya, dan mohonlah kepada-Nya kekokohan di atasnya. Adapun jika itu adalah perbuatan buruk maka wajib untuk segera bertaubat darinya, mewaspadainya, dan menyesali atas apa yang telah dia lakukan. Inilah yang wajib atas semua orang, yaitu bertaubat dari dosa-dosa yang telah lalu, dan jika dosa-dosa tersebut terkait dengan hak-hak orang lain maka harus meminta kepada mereka agar dihalalkan atau mengembalikan hak-hak mereka. Jadi seorang mu'min harus melakukan muhasabah dan harus selalu menundukkan jiwanya serta memperhatikan apa saja yang telah dia perbuat dan tidak boleh lalai. Kemudian Allah berfirman: وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ نَسُوا اللَّهَ فَأَنسَاهُمْ أَنفُسَهُمْ. "Dan janganlah kalian seperti orang-orang yang telah melupakan Allah sehingga Dia menjadikan mereka lupa terhadap diri mereka sendiri." (Al-Hasyr: 19) Maksudnya janganlah kalian menyerupai musuh-musuh Allah yang berpaling dari Allah dan melupakan hak-Nya sehingga Allah menjadikan mereka lupa terhadap diri mereka sendiri. Jadi Allah membalas mereka sesuai dengan perbuatan mereka. Dan barangsiapa yang Allah jadikan melupakan dirinya sendiri maka dia akan melakukan hal-hal yang membawa kehancuran dan kebinasaan dirinya. Kita memohon keselamatan kepada Allah. Jadi wajib untuk waspada, dan wajib atas setiap mu'min untuk bertakwa kepada Allah, selalu merasa diawasi oleh Allah, dan mengusahakan kebaikan untuk dirinya sebelum ajalnya tiba. Terlebih lagi para penuntut ilmu karena kewajiban atas mereka lebih besar lagi, yaitu menyampaikan dakwah dan mengamalkan ilmu yang mereka ketahui. Inilah yang wajib atas para penuntut ilmu, yaitu mengamalkan ilmu yang mereka ketahui, menyampaikan dakwah, dan jangan sampai ucapan dan perbuatan mereka menyelisihi ilmu yang mereka ketahui. Kita memohon kepada Allah agar menjadikan kami dan kalian sebagai orang-orang yang membimbing dan mendapatkan hidayah, dan kita memohon kepada Allah agar melindungi kami dan kalian dari fitnah-fitnah yang menyesatkan dan dari godaan setan. وصلى الله وسلم على نبينا محمد وعلى آله وأصحابه وأتباعه بإحسان. https://t.me/jujurlahselamanya/1415