Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Muhammad bin al-Munkadir rahimahullah pernah ditanya, “أي العمل أحب إليك؟ إدخال السرور على المؤمن.” “Amalan apa yang paling engkau sukai?Beliau pun menjawab, ‘Memberikan kebahagiaan kepada seorang mukmin’.” [Mushonnaf Ibni Abi Syaibah 13/520]


Syaikh Abdullah bin Abdurrahman al-Bassam rahimahullah menyatakan, أن الصدقة من أسباب النجاة من عذاب الله “Sesungguhnya sedekah termasuk sebab keselamatan dari siksaan Allah Ta’ala.” [Taisirul Allam 1/327]


(ٱهۡدِنَا ٱلصِّرَ ٰطَ ٱلۡمُسۡتَقِیمَ) “Tunjukilah kami jalan yang lurus.” QS. Al-Fatihah : 6 Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di rahimahullah berkata, “أرشدنا ووفقنا إلى الصراط المستقيم وهو الطريق الواضح الموصل إلى الله و جنته، وهو معرفة الحق و العمل به.” “Yang dimaksud adalah bimbinglah kami dan berilah kami taufik kepada jalan yang lurus. Yaitu jalan yang sangat […]


Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah, إن كمال الرجولة الحقيقية أن لايشتغل الرجل بطلب الدنيا عن طلب الآخرة ” Sesungguhnya sempurnanya kejantanan yang hakiki, adalah seorang lelaki tidak tersibukkan dengan upaya mencari dunia sehingga (lalai) untuk mencari akhiratnya.” [Al-Ilmam biba’dhi Ayatil Ahkam 137]


Syaikh Abdullah bin Abdurrahman al-Bassam rahimahullah menyatakan, فالظن القبيح عمن ظاهره الخير لا يجوز وهو المراد بقوله تعالى (إن بعض الظن إثم) الحجرات : ١٢ “Prasangka buruk terhadap seseorang yang lahiriyahnya baik tidak boleh. Inilah yang dimaksud dengan firman Allah Ta’ala, ‘Sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa.’ (al-Hujurat : 12).” [Taudhihul Ahkam min Bulughil Maram 7/414]


Abu Hazim rahimahullah menyatakan, “شَيْئَانِ إِذَا عَمِلْتَ بِهِمَا أَصَبْتَ بِهِمَا خَيْرَ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ، قِيلَ: مَا هُمَا ؟ قَالَ: تَحَمُّلُ مَا تَكْرَه ُإِذَا أَحَبَّهُ اللهُ، وَتَتْرُكَ مَا تُحِبُّ إِذَا كَرِهَ اللهُ.” “Dua perkara, jika anda mengamalkan keduanya, maka anda akan dapat memperoleh kebaikan dunia dan akhirat. Seseorang bertanya kepada beliau, Apa dua perkara itu? Beliau menjawab, […]


Hal tersebut boleh namun makruh hukumnya tidur sendirian. Karena barangkali dia butuh sesuatu namun tidak ada seorangpun yang bisa membantunya. Atau bisa jadi Allah mewafatkannya sehingga keberadaan tidak diketahui. Sebagaimana banyak terjadi, mereka tidak mengetahui kematian seseorang melainkan setelah muncul bau bangkainya. Namun jika kebutuhan menuntut untuk tidur sendiri, maka tidak mangapa.


Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah, “Anda harus menjadi orang yang pemberani di dalam agama Allah Ta’ala dan jangan engkau pedulikan siapapun. Seandainya seseorang mendengar ucapan manusia dan kritikan mereka, niscaya dia tidak akan (berani) berjalan meskipun hanya satu langkah. Namun perbaikilah hubungan dirimu dengan Allah Ta’ala dan jangan kamu pedulikan siapapun (yang mencelamu).” [Syarh […]


Muhammad bin Sulaiman rahimahullah menyatakan, الـبـنـون نِـعَـمٌ والـبـنـات حـسـنـات والـلّـه عـز وجـل يـحـاسـب عـلـى الـنـعـم ويـجـازي عـلـى الـحـسـنـات. “Anak laki-laki adalah nikmat dan anak perempuan adalah kebaikan. Maka Allah Ta’ala akan menghisab nikmat dan membalas kebaikan.” [Al-Adab asy-Syar’iyyah 2/65]


Ayyub as-Sikhtiyani rahimahullah menyatakan, “لا ينبل الرجل حتى تكون فيه خصلتان العفة عما في أيدي الناس، والتجاوز عما يكون منهم.” “Tidak akan mulia seorang hamba hingga dia memiliki dua perangai yaitu, menjaga kehormatan diri dari apa yang dimiliki manusia (tidak meminta-minta) dan memaafkan (kesalahan) yang dilakukan sebagian mereka.” [Mudaroh an-Naas 34]


Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, ومن عقوباتها: أنّها تعمي بصيرة القلب، وتطمس نوره، وتسدّ طُرق العلم، وتحجب موارد الهداية. “Di antara hukuman kemaksiatan adalah kemaksiatan akan membutakan pandangan kalbu, mengilangkan cahayanya, menutup pintu-pintu ilmu dan menghalangi sumber-sumber hidayah.” [Ad-Da’wad Dawa’ 117]


Dalam agama Islam, nasehat memiliki peran yang sangat penting dalam membimbing umat manusia menuju kebaikan dan menjauhkan mereka dari kebinasaan. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa mayoritas orang pada zaman ini cenderung enggan menerima nasehat. Bahkan, mereka sering menunjukkan permusuhan terhadap siapa saja yang berusaha mengajak mereka kepada petunjuk. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan: Mengapa mayoritas manusia […]