Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menyatakan, ﺃﻣﺎ ﺩﻋﺎء اﻹﻣﺎﻡ ﻭاﻟﻤﺄﻣﻮﻣﻴﻦ ﺟﻤﻴﻌﺎً ﻋﻘﻴﺐ اﻟﺼﻼﺓ ﻓﻬﻮ ﺑﺪﻋﺔ ، ﻟﻢ ﻳﻜﻦ ﻋﻠﻰ ﻋﻬﺪ اﻟﻨﺒﻲ – ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ “Adapun doanya imam dan seluruh makmum setelah shalat (wajib), maka ini adalah bid’ah. Yang tidak ada tuntunannya di zaman Nabi shallallahu alaihi wa sallam.” [Al-Fatawa al-Kubra 1/53]


Imam Ibnul Qayyim rahimahullah, seorang ulama terkenal yang hidup pada abad ke-13 adalah seorang imam sunni, cendekiawan, dan ahli fikih bermazhab Hambali. Pernah mengalami suatu peristiwa. Ketika itu, dia masuk menemui seorang teman dan melihat temannya itu sedang menangis. Dia pun bertanya tentang penyebab tangisannya. ودَخَلتُ يَومًا عَلى بَعضِ أصحابِنا، وقَد حَصَلَ لَهُ وَجْدٌ أبْكاهُ. […]


Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu’anhu menyatakan, مَن لم تأمرهُ صلاتهُ بِالمعروف، وتنهه عن المُنْكر، لم يزدد من الله إلّا بُعدًا “Siapa saja yang shalatnya tidak memerintahkannya kepada perkara yang baik dan melarangnya dari kemungkaran, maka hal itu hanya akan menambah dia semakin jauh dari Allah Ta’ala.” [Az-Zuhd liabi Dawud 135]


Imam Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “ما مَضى لا يُدْفَعُ بِالحُزْنِ؛ بَلْ بِالرِّضا، والحَمْدِ والصَّبْرِ والإيمانِ بِالقَدَرِ، وقَوْلِ العَبْدِ قَدَّرَ اللَّهُ وما شاءَ فَعَلَ.” Apa yang telah lalu tidak bisa ditolak dengan kesedihan. Bahkan hadapilah dengan keridhoan, pujian, kesabaran, iman kepada takdir dan ucapan hamba ‘Qoddarallah wa maa sya’a fa’al’ (Semua terjadi dengan takdir Allah dan […]


Memakai jam di tangan kanan tidak mengapa dan hal tersebut tidak memiliki keutamaan. Seseorang diberi pilihan untuk memakai jamnya di tangan kanan atau kiri. Karena telah diriwayatkan dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam bahwa beliau terkadang memakai cincin di tangan kanan dan terkadang pula di tangan kiri. Sementara dalam hal ini hukum memakai jam sama […]


Ibnu as-Samak rahimahullah mengatakan, “هَبِ الدُّنْيَا فِي يَدَيْكَ، وَمِثْلُهَا ضُمَّ إِلَيْكَ، وَهَبِ المَشْرِقَ وَالمَغْرِبَ يَجِيْءُ إِلَيْكَ، فَإِذَا جَاءكَ المَوْتُ، فَمَاذَا فِي يَدَيْكَ ؟.” “Anggaplah dunia berada dalam kedua genggaman tanganmu. Bahkan ditambah lagi semisal dunia dan seisinya. Anggap (kekayaan) sebanyak timur dan barat datang kepadamu. Namun apabila kematian menjemputmu, apa yang tersisa di kedua tanganmu?.” […]


Sa’id bin Musayyib rahimahullah menyatakan, لَقَدْ بَلَغْتُ ثَمَانِينَ سَنَةً وَأَنَا أَخْوَفُ مَا أَخَافُ عَلَيَّ النِّسَاءُ». “Usiaku telah mencapai delapan puluh tahun dan perkara yang paling aku khawatirkan atas diriku adalah (fitnah) wanita.” [Mushonnaf Ibnu Abi Syaibah 13/59]


Tepuk tangan dalam perayaan-perayaan merupakan perbuatan jahiliyah dan paling tidak hukumnya adalah makruh. Namun nampaknya dalil menunjukkan bahwa hukumnya adalah haram karena kaum muslimin dilarang meniru gaya hidup orang-orang kafir. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman ketika mensifati orang-orang kafir Mekah, وَمَا كَانَ صَلاتُهُمْ عِنْدَ الْبَيْتِ إِلا مُكَاءً وَتَصْدِيَةً “Dan tidaklah shalat mereka di Baitullah kecuali […]


Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan, أن ما قصد به التودد والألفة فهو هدية؛ لما جاء في الحديث: «تهادوا تحابوا»، وما قصد به التقرب إلى الله فهو صدقة، وعلى هذا فتكون الصدقة للمحتاج، والهدية للغني. “Sesungguhnya apa yang diniatkan untuk menumbuhkan kasih sayang dan keharmonisan (hubungan), maka itulah hadiah. Ini berdasarkan hadits yang artinya, […]


Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’dy rahimahullah mengatakan, “من نعمة الله وتيسيره: أن العمل الواحد يقوم مقام أعمال، فإذا دخل المسجد وقت حضور الراتبة وصلى ركعتين، ينوي بهما الراتبة وتحية المسجد: حصل له فضلهما “. “Di antara nikmat Allah dan kemudahan-Nya adalah bahwa sebuah amalan bisa menempati kedudukan beberapa amalan. Apabila seseorang masuk masjid ketika telah […]


Sebagian salaf berkata, فإني رأيت جمهور الناس ينزعجون لنزول البلاء انزعاجا يزيد عن الحد، كٲنهم ماعلموا أن الدنيا على ذا وضعت وهل ينتظر الصحيح إلا السقم، والكبير إلا الهرم “Sungguh aku melihat kebanyakan manusia merasa cemas dengan adanya berbagai musibah dengan kecemasan yang melampaui batas. Seolah-olah mereka tidak mengetahui untuk itulah dunia tercipta. Bukankah orang […]


Syaikh Zaid al-Madkhali rahimahullah menyatakan, “فيجب على العاقل أن يزرع في دنياه صالح العمل،كي يجني أينع الثمر في دار الجزاء والبقاء التي لا نهاية لها ولا انقطاع لنعيمها.” “Orang yang berakal harus menanam amal shalih di dunia agar dia bisa memetik buahnya yang matang di negeri pembalasan dan kekekalan yang tidak berujung dan tiada terputus […]