Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya

HUKUM MEMBOIKOT PRODUK DENMARK Pertanyaan: Apabila kita mengetahui bahwa pemerintah tidak memerintahkan kita untuk memboikot produk Denmark dan tidak melarangnya, apakah boleh bagi saya pribadi untuk memboikot produk mereka? Sebab, saya tahu bahwa mereka akan dirugikan dengan pemboikotan tersebut. Hal itu dilakukan dalam rangka membela Nabi kita shallallahu alaihi wa sallam. Syaikh Shalih bin […]

Dari Ubadah bin ash-Shamit rahiallahu anhu, beliau berkata, كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللهِ فِي مَجْلِسٍ فَقَالَ: تُبَايِعُونِي عَلَى أَنْ لَا تُشْرِكُوا بِاللهِ شَيْئًا وَلَا تَزْنُوا وَلَا تَسْرِقُوا وَلَا تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللهُ إِلَّا بِالْحَقِّ فَمَنْ وَفَى مِنْكُمْ فَأَجْرُهُ عَلَى اللهِ وَمَنْ أَصَابَ شَيْئًا مِنْ ذَلِكَ فَعُوقِبَ بِهِ فَهُوَ كَفَّارَةٌ لَهُ وَمَنْ أَصَابَ شَيْئًا مِنْ ذَلِكَ […]


قال إبراهيم بن ميسرة: “ما رأيت عمر بن عبدالعزيز ضرب إنسانا قط إلا رجلا شتم معاوية، فضربه أسواطاً”. [الصارم المسلول: ٥٧٠]. ? Ibrahim bin Maisarah rahimahullah berkata, ✒ “Aku tidak pernah melihat Umar bin Abdul Aziz rahimahullah memukul manusia sekalipun, Kecuali seseorang yang telah mencela Mu’awiyah radhiyallahu ‘anhu. Beliau memukulnya dengan cambukan-cambukan.” ? [As Sharim […]

“Betapa agungnya hakmu terhadapku. Andai ada manusia yang boleh aku bersujud kepadanya, engkaulah yang tertuju, sebuah pengandaian yang kuketahui dari Rasulku. Namun aduhai diri ini, alangkah sesalku… Betapa kurangnya aku memenuhi hakmu. Hanyalah pengampunan Rabbku, kemudian pemaafanmu atas segala celaku….” Sebuah pernyataan yang memang semestinya terucap dari lisan seorang istri yang tahu ‘kadar’ seorang suami […]

Renungan Kedelapan: Lawan Hawa Nafsumu Seseorang semestinya melakukan hal yang bertentangan dengan hawa nafsunya dalam hal yang hawa nafsunya jelas salah. Ia tidak boleh memberinya toleransi dalam hal meninggalkan yang wajib, atau yang mendekatkannya untuk meninggalkan yang wajib, demikian pula dalam hal melakukan maksiat, atau mendekatkan kepada maksiat, demikian pula dalam menerjang perkara yang syubhat. […]

Setan telah berikrar untuk menggoda manusia. Ia bersumpah di hadapan Allah subhanahu wa ta’ala setelah Allah memutuskan bahwa dia harus keluar dari surga dalam keadaan terhina. Iblis menjawab sebagaimana disebutkan dalam firman-Nya, قَالَ فَبِمَآ أَغۡوَيۡتَنِي لَأَقۡعُدَنَّ لَهُمۡ صِرَٰطَكَ ٱلۡمُسۡتَقِيمَ ١٦ ثُمَّ لَأٓتِيَنَّهُم مِّنۢ بَيۡنِ أَيۡدِيهِمۡ وَمِنۡ خَلۡفِهِمۡ وَعَنۡ أَيۡمَٰنِهِمۡ وَعَن شَمَآئِلِهِمۡۖ وَلَا تَجِدُ أَكۡثَرَهُمۡ شَٰكِرِينَ […]

Dalam rentang waktu yang lama sekali, mereka berdiri menanti di Padang Mahsyar. Padahal matahari sangat dekat jaraknya dengan mereka. Mereka dibanjiri oleh keringatnya sendiri sesuai dengan amalannya. Mereka merasakan panas yang dahsyat, kesempitan hidup dan keletihan yang luar biasa karena lamanya menunggu keputusan, yakni selama 50 ribu tahun.[1] Ketika hal ini terjadi, sebagian mereka—dengan hidayah […]