Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah mengatakan, فارجع إلى نفسك وانظر فلعل عندك شيئا من الذنوب والمعاصي، كانت هي السبب في تأخير الإجابة. “Kembalikanlah kepada dirimu dan lihatlah barangkali pada dirimu ada suatu dosa dan kemaksiatan yang menjadi sebab tertundanya pengkabulan doa.” [Majmu’ul Fataawa 5/304]


Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menyatakan, “ﻣﻦ ﺃﻋﻈﻢ ﺧﺒﺚ اﻟﻘﻠﻮﺏ ﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﻓﻲ ﻗﻠﺐ اﻟﻌﺒﺪ ﻏﻞٌّ ﻟﺨﻴﺎﺭ اﻟﻤﺆﻣﻨﻴن.” “Di antara keburukan kalbu yang sangat besar adalah di dalam kalbu seorang hamba terdapat kedengkian terhadap orang-orang pilihan dari kalangan kaum mukminin.” [Minhajus Sunnah 1/22]


Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan, إذا رأيت من نفسك أنك كلما تلوت القرآن ازددت إيمانا، فإن هذا من علامات التوفيق؛ أما إذا كنت تقرأ القرآن ولا تتأثر به، فعليك بمداواة نفسك. “Jika anda melihat diri anda setiap kali membaca al-Qur’an semakin bertambah keimanan, maka ini termasuk tanda taufik. Adapun jika anda membaca al-Qur’an […]


Adapun menjawab salam, maka satu orang sudah sah untuk mewakili sekelompok orang sebagaimana diriwayatkan dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Adapun menjawab doa orang yang bersin adalah kewajiban bagi setiap orang yang mendengar untuk menjawabnya. Karena Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, إذا عطس أحدكم فحمد الله كان على كل من سمعه أن يشمته “Apabila […]


Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, مَنْ أساءَ إليك ، ثمَّ جاءَ يَعتذرُ مِنْ إساءته فإنَّ التَّواضُعَ يُوجبُ عليك قَبولَ مَعذِرتِه حقًّا كانت أو باطلًا وتَكِلُ سَريرته إلى الله تعالى “Siapa saja yang berbuat buruk kepada anda lalu dia datang meminta maaf dari perbuatan buruknya, maka sikap tawadhu (rendah hati) mengharuskan anda untuk menerima permintaan maafnya, […]


Imam asy-Syaukani rahimahullah menyatakan, ‘لا يجوز حضور الوليمة إذا اشتملت على معصية.” “Tidak boleh menghadiri acara walimah (pernikahan), apabila dalam acara tersebut terdapat kemaksiatan.” [Ad-Darori al-Mudiyah 2/273]


Salim bin Isa rahimahullah menyatakan, ألا ترى ما أعظم حق المؤمن؟ تراه نائماً على فراشه والملائكة يستغفرون له. “Tidakkah anda mengetahui betapa agungnya hak seorang mukmin? Anda melihat mukmin tersebut sedang tidur di atas ranjangnya sementara para malaikat terus memohonkan ampunan untuknya¹.” ¹Apa yang beliau sampaikan berdasarkan firman Allah Ta’ala dalam surat Ghafir : […]


Syaikh Shalih al-Fauzan hafidzahullah menyatakan, من البدع المحدثة فيها الدين ما يفعل في هذه الأيام القريبة في ليلة السابع والعشرين من شهر رجب من الاحتفال بذكرى الإسراء والمعراج. وهو كغيره من الاحتفالات احتفالات تشتمل على منكرات فظيعة من شرك وبدع “Di antara bid’ah yang dibuat-buat dalam agama adalah apa yang akan dilakukan pada waktu dekat […]


Imam Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “حقيقةُ غِنَى القَلْبِ: تَعلُّقُهُ باللهِ وَحدَهُ.و حقيقةُ فَقرِهِ المَذْمُوم تَعلُّقُهُ بغيرهِ.” “Hakikat kekayaan kalbu adalah ketergantungan kalbu tersebut kepada Allah Ta’ala semata dan hakikat kemiskinan kalbu yang tercela adalah ketergantungan kalbu itu kepada selain-Nya.” [Madarijus Salikin 3/249]


Syaikh Shalih al-Fauzan hafidzahullah berkata, مَن تَمَسَّك بالسُّنَّة سَيَلقى عَنَتاً وتعباً واحتقاراً وازدراء،أو تهديد من الناس، لكن عليه أن يصبر ولا يَتَضَعضع عن الحق “Siapa saja yang berpegang teguh dengan Sunnah pasti akan menjumpai kesulitan, kepayahan, perendahan, penghinaan dan ancaman dari manusia. Namun dia harus bersabar dan jangan lemah dalam berpegang dengan kebenaran.” [Syarhus Sunnah […]


Tidak diragukan lagi bahwa Iblis adalah nenek moyangnya syaithan. Berdasarkan firman-Nya, وخلق الجان من مارج من نار “Dan Dia menciptakan jin dari nyala api.” Dan firman-Nya tentang Iblis tatkala Iblis sedang berbicara dengan Allah ta’ala, أنا خير منه خلقتني من نار وخلقته من طين “Aku lebih baik daripada Adam, Engkau menciptakanku dari api sementara Engkau […]


Ibnul Jauzi rahimahullah menyatakan, عمره في علم لم يعمل به، ففاتته لذَّات الدُّنيا وخيرات الآخرة، فقَدِم مفلسا، مع قوَّة الحجَّة عليه “Orang yang sangat kasihan, adalah seseorang yang habis umurnya untuk mencari ilmu yang tidak dia amalkan. Sehingga dia terlewatkan dari kelezatan dunia (karena sibuk mencari ilmu) dan kebaikan akhirat (karena tidak mengamalkan ilmunya) […]