Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Imam adz-Dzahabi rahimahullah menyatakan, لا راحة للمؤمن دون لقاء ربه “Tidak ada ketentraman bagi seorang mukmin melainkan saat pertemuan dengan Rabbnya.” [Siyar A’lamin Nubala 1/290]


Ibnu Muflih rahimahullah menyatakan, “و ينبغي الصَّبر على البَنات والإحْسان إليهن، وأن لا يُنفل عليهن الذكور بغير سببٍ شرعي.” “Semestinya bersabar dalam mendidik anak-anak perempuan dan berbuat baik kepada mereka. Tidak boleh melebihkan pemberian kepada anak laki-laki daripada anak perempuan tanpa adanya sebab yang syar’i.” [Al-Adab asy-Syar’iyyah 2/64]


Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan, ﻻ ﻳﺘﻮﻗﻒ ﺃﺫﻯ اﻟﻌﺎﺋﻦ ﻋﻠﻰ اﻟﺮﺅﻳﺔ ﻭاﻟﻤﺸﺎﻫﺪﺓ ﺑﻞ ﺇﺫا ﻭﺻﻒ ﻟﻪ اﻟﺸﻲء اﻟﻐﺎﺋﺐ ﻋﻨﻪ ﻭﺻﻞ ﺇﻟﻴﻪ ﺃﺫاﻩ . “Gangguan pelaku ‘ain tidak hanya terhadap sesuatu yang terlihat dan disaksikan saja. Bahkan ketika digambarkan kepadanya sesuatu yang tidak terlihat, maka gangguan itupun bisa sampai kepadanya.” [Madarijus Salikin 1/404]


Abdullah bin Abbas radhiyallaahu’anhuma menyatakan, “ما من مؤمن ولا فاجر إلا وقد كتب الله تعالى له رزقه من الحلال، فإن صبر حتى يأتيه آتاه الله تعالى، وإن جزع فتناول شيئًا من الحرام نقصه الله من رزقه الحلال.” “Sungguh setiap hamba yang mukmin atau jahat telah ditetapkan untuknya rezekinya yang halal. Jika dia bersabar menunggu kedatangan […]


Hukumnya mereka sebagaimana bapak-bapak mereka. Apabila kedua orang tuanya kafir, maka hukum mereka sebagaimana kedua orang tuanya di dunia. Dalam pengertian kita tidak memandikan jenazah mereka, tidak mengkafani, tidak menshalati dan tidak pula mereka dikuburkan di pemakaman kaum muslimin. Adapun nasib mereka di akhirat nanti dikembalikan kepada Allah sebagaimana sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam, […]


Ibnul Jauzi rahimahullah menyatakan, يا كثير الذنوب، قليل البكاء، ابكِ على عدم بكائك، كانوا يبكون مع التقوى وأنت تضحكُ مع الذُّنوب “Wahai pendosa yang jarang menangis, tangisilah kondisimu yang tidak bisa menangis. Para shahabat menangis padahal mereka adalah orang-orang yang bertakwa. Sementara kamu tertawa padahal banyak dosa.” [Al-Khawatim 254]


Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu’anhu bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, وإن أبغض الكلام إلى الله أن يقول الرجل للرجل: اتق الله، فيقول: عليك بنفسك “Sesungguhnya ucapan yang paling dimurkai oleh Allah Ta’ala adalah ketika seseorang berkata kepada orang lain, ‘Bertakwalah kamu kepada Allah.’ Lantas orang itu menjawab, ‘Kamu urus saja dirimu sendiri!”. [As-Silsilah […]


Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’dy rahimahullah mengatakan, “فكما أن الحسنات يذهبن السيئات فالسيئات تبطل ما فابلها من الحسنات.” “Sebagaimana kebaikan itu bisa menghilangkan keburukan, maka demikian pula keburukan juga bisa melenyapkan kebaikan.” [Taisir al-Karimir ar-Rahman 113]


Boleh jika aman dari fitnah. Karena dahulu Nabi shallallahu alaihi wa sallam pernah mengucapkan salam kepada para wanita dan beliau memberi isyarat dengan tangannya Maka tidak mengapa anda mengucapkan, “Assalamualaikum.” Lantas wanita tersebut menjawab, “Wa alaikumussalam.” Tidak ada larangan melakukannya. Allah ta’ala berfirman tentang para wanita, وقلن قولا معروفا “”Dan ucapkanlah oleh kalian ucapan yang […]


Lu’luah maulah Ammar rahimahallah menyatakan, ” كان عمار يتهيأ لصوم شعبان كما يتهيأ لصوم رمضان.” “Dahulu Ammar bin Yasir mempersiapkan diri menghadapi puasa Sya’ban sebagaimana beliau mempersiapkan diri menghadapi puasa Ramadhan.” [At-Tabshirah libnil Jauzi 2/39]


Imam al-Hafidz ibnu Rajab rahimahullah berkata, “قال سلمة بن كهيل : كان يقال شهر شعبان شهر القراء. وكان حبيب بن أبي ثابت إذا دخل شعبان قال : هذا شهر القراء.” “Salamah bin Kuhail mengatakan, ‘Bulan Sya’ban disebut dengan bulannya para pembaca Al Qur’an.’ Dahulu Habib bin Abi Tsabit ketika telah memasuki bulan Sya’ban beliau pun […]


Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, ﻓﺈﻥ اﻟﻌﺒﺪ ﻛﻠﻤﺎ ﺻﻐﺮﺕ ﺫﻧﻮﺑﻪ ﻋﻨﺪﻩ ﻛﺒﺮﺕ ﻋﻨﺪ اﻟﻠﻪ “Sungguh setiap kali seorang hamba memandang kecil dosa-dosa di sisinya, maka dosa-dosa tersebut menjadi besar di sisi Allah Ta’ala.” [Madarijus Salikin 334]