Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya

Tanda-tanda Husnul Khatimah Syaikh Nashirudin Al-Albani rahimahullah berkata : Allah menjadikan tanda-tanda yang jelas yang menunjukkan atas husnul khatimah (akhir kematian yg baik). Allah menetapkan hal itu untuk kita dengan karunia dan kemurahanNya, maka siapa saja yang meninggal dengan mem…

Pertanyaan: Mohon bimbingannya dalam masalah mengusap khuf untuk wanita ketika sedang safar. Jika setelah buang air kecil kemudian dia berwudhu di dalam kamar mandi, apakah boleh berwudhu tanpa lepas kaos kaki dan hanya mengusapnya? Jawab: Tidak ada perbedaan pendapat di kalangan ulama tentang bolehnya mengusap khuf sebagai ganti mencuci kaki ketika berwudhu, jika terpenuhi syaratnya. […]


🔈💽 Perbuatan Mengejek Saudaranya Adalah Dosa Besar & Pelakunya Dihukumi Fasiq!!! 🎙Al-Ustadz Usamah Mahri حفظه الله 📥 Muat turun audio rakaman di bawah (0.7MB) R…

Sihir berkedok ‘pengobatan spiritual’, ‘transfer bioenergi’, ‘penggalian jati diri’, ‘ruwat’, ‘ilmu khadam’, ‘daya laduni’, dan sejenisnya, kian menjamur di negeri ini. Sebutan untuk sang pakar pun kian ‘ilmiah’, bukan lagi dukun/orang pintar, melainkan supranaturalis, ahli metafisika dan geopati, paranormal, penghusada, dan sebagainya. Bahkan, tak sedikit yang menyandang gelar doktor walau cuma honoris causa—itu pun diduga […]

Hukum Mendoakan Rahmat Untuk Ahlul Bid'ah Oleh Asy Syaikh Al 'Allamah Zaid Al Madkhali rahimahullah . Soal: Semoga Allah berbuat baik kepada anda. Apa hukum mendoakan Ahlul Bid'ah, dan mendoakan rahmat untuk mereka? Dan apakah mengulang-ulang celaan terhadap Ahlul Bid'ah dinilai sebagai ghibah yang dilarang? Jawab: Ahlul bid'ah ada dua pembagian: Ahlul bid'ah yang kufur yaitu bid'ah-bid'ah mereka yang sampai mengkafirkan mereka dan mengeluarkan mereka dari Islam. Seperti Kuburiyun, para penyembah kubur, dan para pelaku istighatsah terhadap wali-wali —dan selain mereka— dari orang-orang yang mencela agama, dan sejenis itu dari bid'ah-bid'ah yang itu adalah kekufuran, maka mereka ini tidak ada kebaikan padanya, dan didoakan kejelekan untuknya, karena mereka adalah orang-orang kafir. Dan Ahlul bid'ah yang fasik dari kalangan orang-orang fasik yang bukan kekafiran, seperti Pengikut Hizbi-Hizbi, dan pengaturan-pengaturan yang menyelisihi manhaj Ahlussunnah wal Jama'ah dalam bab Jihad, dan dalam bab nasehat, dan dalam bab amar ma'ruf, dan dalam bab wala berloyalitas dan semisal itu, maka mereka ini, iya didoakan kebaikan untuknya dengan berupa hidayah, oleh karena itu apabila mereka meninggal sedangkan mereka di atas Islam, maka tidak mengapa bagi siapa saja yang hendak mendoakan rahmat untuk mereka, lalu dia katakan: rahimahullah (semoga Allah merahmatinya). Namun tidak dia umumkan dan tidak dia sebarkan secara terbuka, karena Shahibul Bid'ah itu termasuk musuh-musuh Ahlussunnah, sehingga ahlussunnah jangan menampakan menyayangkan akan kehilangannya, karena kematiannya adalah kebaikan bagi penduduk bumi dari pada kehidupannya, jadi dengan hukum Islam untuknya hendaklah mendoakan rahmat antara dia dan dengan dirinya sendiri saja, maka hal itu jangan diumumkan, karena bahaya ahlul bid'ah itu jelas dan diketahui oleh Ahlussunnah dan perlawanan mereka terhadapnya. Kemudian pembicaraan tentang mereka dengan bertujuan memberikan peringatan tahdzir dari kebid'ahan-kebid'ahan mereka dan ketertipuan dari penyeretan hawa-hawa nafsu mereka, maka ini bukanlah termasuk ghibah yang dilarang, namun itu hanyalah termasuk nasehat bagi kaum muslimin, dan oleh karena ini datang seorang lelaki kepada imam Ahmad rahimahullah, lalu berkata: "Wahai Abu Abdillah sesungguhnya berat bagiku untuk mengatakan : "Fulan begini ..dan Fulan begitu dari kalangan Ahlul Bid'ah." Beliau menjawab: "Bila kamu diam dan saya diam, maka kapan akan jelas kebenaran itu bagi orang yang bodoh?! Jadi sudah seharusnya dijelaskan. Menyebutkan apa yang ada pada mereka berupa pencacatan dan bid'ah-bid'ah yang menyelisihi sunnah-sunnah, maka terhadap mereka bukan lah termasuk ghibah, karena sesungguhnya mereka, mereka itu lah sebagai sebab dalam penyelisihannya mereka kepada Ahlussunnah wal Jama'ah, maka pembicaraan tentang mereka ini adalah sebuah nashihat. Dan bagi yang berbicara hendaknya dia mengetahui tentang bid'ah-bid'ah mereka dengan menelitinya, dan hendaknya menjadi orang yang tahu tentang Sunnah, dan hendaknya ikhlas bertujuan mengharapkan Wajah Allah dengan melakukan pembicaraan tentang mereka guna memperingatkan manusia dan agar mereka selamat dari bid'ah-bid'ahnya. Dan banyak pada apa yang kamu temui di kalangan Ulama yang mulia, mereka memperingatkan dari Ahlul bid'ah, dan memberi wasiat untuk manusia agar menjauh dari mereka, sampai-sampai sebagiannya ada yang berkata padahal dia seorang imam: "Saya makan di sisi Yahudi dan Nashrani dan saya tidak makan di sisi pelaku bidah." Dan tidaklah hal itu terjadi kecuali karena besarnya bahaya Mubtadi' Pemuka kebid'ahan. Dan Salaf, memboikot mereka dalam keadaan di saat hidup dan mati. Al Ajwibah Al Atsariyah Sumber: https://bit.ly/3lE0nij Alih bahasa: Mift@h_Udin✍️ Kawunganten, Selasa 1 Rabi'ust Tsani 1442 H https://t.me/salafykawunganten/2845

Pertanyaan: Orang yang tidak memeluk Islam adalah kafir dan masuk neraka. Kalau orang kafir itu hidup di rimba pedalaman atau tidak pernah mendengar Islam, apakah matinya tetap masuk neraka? Jawab: Orang yang hidup di rimba pedalaman atau tidak pernah mendengar Islam, dalam fikih Islam diistilahkan dengan ahlul fatrah, yaitu orang-orang yang sama sekali tidak tersentuh […]


🔈💽 Orang Yang Tidak Ikhlas Itu Hanya Akan Mengaku Kesalahan Setelah Dipersaksikan 🎙Al-Ustadz Usamah Mahri حفظه الله 📥 Muat turun audio rakaman di bawah (1.0MB) – …


🔈💽 Tauladan Dari Seorang Imam Apabila Dia Dibantah Dengan Keras 🎙Al-Ustadz Usamah Mahri حفظه الله 📥 Muat turun audio rakaman di bawah (0.9MB) – durasi [03:49] ata…

Nikmat-nikmat yang Allah subhanahu wa ta’ala limpahkan kepada umat manusia tidaklah bisa dihitung jumlah dan jenisnya. Salah satu nikmat paling agung yang Allah subhanahu wa ta’ala limpahkan adalah diciptakannya mereka di atas fitrah yang mulia, sebagaimana firman Allah subhanahu wa ta’ala, فِطۡرَتَ ٱللَّهِ ٱلَّتِي فَطَرَ ٱلنَّاسَ عَلَيۡهَاۚ “(Tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia […]

 .GAYA HIDUP YANG DIAJARKAN OLEH RASULULLAH ﷺ وَعَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَدِّهِ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -: «كُلْ، وَاشْرَبْ، وَالْبَسْ، وَتَصَدَّقْ فِي غَيْرِ سَرَفٍ، وَلَا مَخِيلَةٍ» أَخْرَجَهُ أَبُو دَاوُدَ وَأَحْمَدُ، وَعَلَّقَ…


🌴🍃 Pemberian Dari Allah Yang Paling Afdhal قال الإمام ابن القيم: إذا أدلى إليك صحة الفهم وحسن القصد من أعظم نعم الله التي أنعم بها على عبده بل ما أعطي عبد عطاء بعد الإسلام أفضل ولا أجل…

Pertanyaan: Mau bertanya, apabila makmum masbuq lupa sehingga tidak menambah rakaat shalat, apa yang harus dilakukan?Jazakumullahu khairan. Jawab: Apabila makmum masbuq lupa sehingga menambah rakaat shalat, dilihat: Jika waktu ingat belum lama, dia cukup menambah kekurangan rakaat shalatnya dan melakukan sujud sahwi setelah shalat. Dalilnya adalah apa yang dilakukan oleh Rasulullah shallallahu wa sallam ketika […]