Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya

Pertanyaan: Apa hukum laki-laki shalat jamaah di masjid? Apa saja uzur yang membolehkan mereka untuk shalat di rumah? Apakah mati lampu termasuk uzur? Jawab: Sebatas ilmu agama yang kami ketahui, wallahu a’lam bish-shawab, pendapat ulama yang paling kuat dalam hal ini adalah bahwa shalat berjamaah di masjid hukumnya wajib bagi laki-laki yang sudah balig ketika […]

Bersua dan Berpisah Karena Allah - semoga- . Perlahan namun pasti, kapal feri penghubung pulau Selayar dan pulau Sulawesi bergerak meninggalkan pelabuhan Pamatata. Angin laut yang sejuk menambah suasana semakin haru di atas hamparan laut biru.Cuaca cerah. Sebagian langit terhiasi awan tipis. …

Pertanyaan: Bagaimana cara menyikapi keluarga yang meminta kita untuk memesankan makanan untuk acara yang mengandung kemungkaran-kemungkaran? Bagaimana jika saya diminta orang tua untuk menyuruh kakak saya untuk membayar TV parabola yang banyak sekali kemungkaran. Ada juga chanel syiar agama lain di dalamnya. Ibu saya tidak bisa mengoperasikan HP. Saya selalu dimintai tolong untuk menghubungi kakak […]

Pertanyaan: Mau bertanya tentang keturunan Rasulullah sampai dengan saat ini. Bukankah nasab beliau telah putus karena tidak adanya anak lelaki? Bukankah Hasan dan Husain radhiallahu anhuma nasabnya ke Ali radhiallahu anhu? Jawab: Tentang penyandaran nasab ke Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, maka seperti yang dikatakan oleh penanya, yaitu sudah terputus. Sebab, rantai nasab keturunan disandarkan […]


🔈💽 Fanatik Kepada Kelompoknya Sendiri Itu Sifatnya Yahudi & Nasara 🎙Al-Ustadz Usamah Mahri حفظه الله 📥 Muat turun audio rakaman di bawah (0.7MB) – durasi [01…

Di dalam Risalah fi Sujud as-Sahwi, Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata, “(Makmum masbuk) lupa, apakah dia mendapatkan rukuk bersama imam sehingga terhitung dapat rakaat tersebut, ataukah imam sudah bangkit dari rukuknya sebelum dia mendapatkannya sehingga tidak dapat rakaat tersebut. Jika dia bisa merajihkan salah satu dari dua keraguannya tersebut, tentunya dia mengikuti yang lebih benar […]

Pertanyaan: Apakah uang yang dimiliki oleh seorang muslim/muslimah dikenai kewajiban zakat? Lalu, bagaimana cara menghitung zakatnya? Dijawab oleh Ustadz Abu Abdillah Muhammad as-Sarbini al-Makassari Alhamdulillah wabihi nasta’in ala umur ad-dunya waddin, was-shalatu was-salamu ala rasulihi al-amin wa ala alihi wa ash-habihi ajma’in. Para ulama telah berbicara mengenai permasalahan ini. Ada perbedaan ijtihad di antara mereka, […]

 .Membentangkan Layar Dakwah di Selayar Pulau Selayar berada di bawah pulau Sulawesi, ke arah selatan. Sebagai pusat kegiatan, pulau Selayar bersama 131 pulau lainnya berdiri menjadi satu kabupaten bernama kabupaten kepulauan Selayar. Sejarahnya lumayan panjang. Peradabannya sangat tua. Dari berbagai peninggalan benda dan literatur kuno berbentuk lontar, pulau Selayar termasuk titik rute perdagangan di masa kuno. Pulau Selayar diposisikan sebagai pelabuhan transit dalam rute ke barat maupun ke timur. Wilayah lautnya sangat luas sampai berbatasan dengan selat Makassar, teluk Bone dan perairan Flores. Keindahan alam pulau Selayar masih terjaga dan natural. Bentangan bukit-bukit mensejajar dari ujung ke ujung. Rumah-rumah panggung bertiang tinggi adalah ciri khasnya. Lautnya luar biasa. Subhanallah! Gugusan pantai-pantai indah dengan airnya berwarna hijau kebiruan begitu menyenangkan. Sebagian pasir pantai berwarna merah hingga nampak bersinar pink. "Seperti berada dalam aquascape raksasa", ujar saya kepada rombongan. Kami dibawa menggunakan kapal motor ke perairan Bahuluang. Pada kedalaman variatif antara 5 - 30 meter, dengan alat sederhana, kami berenang dan menyelam. Subhanallah! Terumbu karang terbentang .Biota lautnya begitu indah. Tumbuhan dan rerumputannya. Ikan dengan macam-macam ukuran dan warnanya. Ikan pari yang berdiam di dasarnya. Bahkan sempat kami dibawa ke Sumur Penyu ; sebuah titik kehidupan penyu di tengah laut.Harus berenang dengan meninggalkan kapal motor supaya bisa menikmati puluhan penyu yang berada di dasar laut. Sebab,suara mesin kapal membuat penyu-penyu itu berlarian. Namun, semua itu belumlah seberapa dibanding surga. Sebab keindahan surga, tidak pernah dilihat mata, tidak pernah didengar oleh telinga dan tidak pernah terbayang di pikiran. Oleh sebab itu, setiap keindahan yang kita lihat di dunia fana, semestinya memacu semangat untuk berjuang meraih surga yang di dalamnya ada puncak keindahan. **** Prosesnya begitu singkat. Hanya dalam hitungan menit.Tidak ada rencana.Tidak ada agenda sebelumnya. Pagi itu, Kapolres Selayar menghubungi via telpon meminta saya berkunjung ke sana.Langsung saya iyakan sebab Kapolres termasuk gugus tugas kabupaten. Pasti protokoler. Alhamdulillah kegiatan dakwah Ahlussunah semakin bergeliat di Selayar.Masjid Polres dijadikan sebagai pusat dan titik kumpulnya. Imam rawatib dan kajian-kajian ilmu disampaikan oleh 2 Ustadz yang rencana awalnya hanya beberapa waktu namun akhirnya justru bertahan hampir setahun karena kondisi pandemi Corona. Berkah buat ikhwan-ikhwan Selayar. Selayar yang dahulu mesti menyeberang ke pulau Sulawesi , Bulukumba sampai Makassar dan sekitarnya, kini Ahlussunnah dapat menikmati majlis ilmu di Selayar sendiri. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, kajian-kajian ilmu diselenggarakan di masjid Polres oleh kedua ustadz,yaitu Ustadz Abu Muqbil (alumni pondok Al Bayyinah Gresik asal Kendari) dan Ustadz Abdullah (murid Ust Sarbini asal Magelang) Di situ kita mesti bersyukur dengan majlis ilmu yang dekat berada di sekitar kita.Yang jarak tempuhnya dekat. Yang waktu tempuhnya dalam hitungan menit. Bukankah sekarang bisa kita rasakan, berapa nikmatnya majlis ilmu? Saat majlis ilmu tidak kita hadiri berbulan-bulan karena kondisi yang tidak memungkinkan. Semoga setelah status pandemi berakhir, setelah majlis-majlis ilmu kembali aktif,kita jaga dan syukuri nikmat itu dengan hadir dan memakmurkan majlis-majlis ilmu. * Potensi dakwah Ahlussunnah di Selayar termasuk besar.Prospek ke depan sangat menggembirakan. Dengan wilayah yang terbatas.Titik keluar masuknya hanya beberapa saja.Penduduknya pun kaum muslimin dengan latar belakang suku Bugis,Makassar dan lain-lainnya. Dengan kultur keamanan yang terwujud hingga beberapa anggota Polres menyampaikan nol laporan pencurian.Benar juga! Motor-motor diparkir di pinggir jalan,sebagiannya dengan kunci dibiarkan menggantung.Sebab,akses keluar masuk pulau sangat terbatas. Saya melihat potensi dakwah justru disasarkan pada anak-anak kaum muslimin yang tersebar di kepulauan Selayar.Banyak dari mereka yang tidak berpendidikan dan putus sekolah. Andaikan sebuah pesantren Ahlussunah berdiri lantas merekrut anak-anak itu,dengan bebas biaya pendidikan,itu akan luar biasa,insya Allah. Toh untuk logistik dan operasional di sini biayanya terbilang rendah.Mencukupkan dengan hasil laut dan hasil kebun.Apalagi anak-anak itu memang terbiasa hidup apa adanya. Anak-anak itu adalah kader-kader dakwah.Diajarkan untuk mereka materi aqidah,manhaj,akhlak dan lain-lainnya.Sebelumnya ajari baca tulis arab dan latin. Harapannya mereka menjadi pejuang dakwah di kampung mereka.Di pulau-pulau yang tersebar. Mas....bagaimana dengan dirimu? Engkau yang sudah Allah pilih menjadi santri-santri di pondok Ahlussunnah.Engkau yang telah belajar Al Quran dan Sunnah. Jaga semangatmu! Jangan jenuh.Jangan futur.Lahan dakwah menunggumu.Baarakallahu fiik Pagi ini kami akan meninjau sebuah lokasi calon pesantren di sini.Semoga Allah mudahkan dan segera terwujud. Masjid Polres Selayar. Jumat pagi 27 Nov 2020

Pertanyaan: Kapan batas waktu shalat sunnah bakdiah Zuhur apabila diakhirkan? Jawab: Batas akhir waktu shalat bakdiah Zuhur adalah sampai berakhir waktu shalat Zuhur, yaitu saat panjang bayangan sama dengan tinggi benda, selain bayangan zawal (sisa bayangan yang ada ketika tepat tengah hari). Imam Ibnu Qudamah dalam kitab al-Mughni (2/544) berkata, “Semua shalat sunnah qabliah, waktunya […]


🔈💽 Sulit Urusan Seseorang Di Hari Kiamat Jika Memikul Dosa Kezaliman 🎙Al-Ustadz Usamah Mahri حفظه الله 📥 Muat turun audio rakaman di bawah (0.3MB) – durasi [02:55…

Pertanyaan: Apakah boleh wanita yang sedang haid membaca Al-Qur’an dengan memegang mushaf, mengajari anak-anak baca Al-Qur’an di dalam mushala? Jawab: Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah dalam kitab asy-Syarhul Mumti’ (1/291) mengatakan, “Syaikhul Islam (Ibnu Taimiyah) rahimahullah berkata bahwa tidak ada nas (dalil) yang sahih dan jelas tentang larangan membaca Al-Qur’an bagi wanita yang sedang haid. Oleh […]