Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya


Hukumnya telah dijelaskan oleh Nabi shallallahu alaihi wa sallam dalam sabdanya, من تشبه بقوم فهو منهم “Barang siapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk dari mereka.” Sehingga jika seseorang mencukur rambut anak-anaknya yang laki-laki atau perempuan dengan potongan rambut model orang kafir, maka dia berdosa. Syaikhul Islam berkata dalam mengomentari hadis ini, من تشبه بقوم […]


Abdullah bin Muhammad al-Harawi rahimahullah menyatakan, من جواهر البرِّ، كِتمان المصيبة حتى يُظنّ أنك لم تُصب قَطّ “Di antara permata kebaikan adalah menyembunyikan musibah sehingga engkau disangka tidak tertimpa musibah sama sekali.” [Tasliyah Ahli al-Mashoib 1/23]


Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, أكثر أسقام البدن والقلب إنما تنشأ عن عدم الصبر، فما حفظت صحة القلوب والأبدان والأرواح بمثل الصبر “Mayoritas penyakit badan dan kalbu tiada lain muncul dari tidak adanya kesabaran. Maka tidaklah akan terjaga kesehatan kalbu, badan dan ruh dengan semisal kesabaran.” [Zaadul Ma’aad 4/306]


Imam asy-Syafi’i rahimahullah menyatakan, ” من حضر مجلس العلم بلا محبَرة وورق، كان كمن حضر الطّاحون بغير قمح “ “Seseorang yang hadir di majlis ilmu tanpa tinta (pena) dan kertas bagaikan seseorang yang mendatangi penggilingan tanpa gandum.” [Tawali at-Ta’sis 167]


Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah menjelaskan, “لَا أعلَمُ شَيئًا مُعَيَّنًا لِاستِقبَالِ رَمضَان،سِوَى أن يَستَقبِلهُ المُسلِم بالفَرحِ والسُّرُورِ والاغتِبَاطِ وشُكرِ اللهِ أن بَلَّغهُ رَمضَان، ووَفَّقَهُ فَجَعَلَهُ مِنَ الأحيَاءِ الَّذِينَ يَتَنافَسُونَ فِي صَالِحِ العَمَل.” “Saya tidak mengetahui ada sesuatu yang harus dilakukan seorang muslim untuk menyambut bulan Ramadhan kecuali dengan perasaan bahagia, gembira dan senang serta […]


Imam Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Sebagaimana makanan, tatkala semakin lezat rasanya, semakin banyak lemaknya dan semakin manis rasanya, maka hasil buangannya semakin kotor. Maka demikian halnya setiap syahwat yang ada dalam jiwa, ketika semakin lezat dan kuat syahwat tersebut, maka rasa sakit karenanya ketika akan meninggal semakin dahsyat.” [Uddatus Shobirin 195]


Harim bin Hayyan rahimahullah menyatakan, “ما أقبل عبدٌ بقلبه إلى الله إلاّ أقبل الله بقلوب المؤمنين إليه حتى يرزقه مودتهم ورحمتهم.” “Tidaklah seorang hamba menghadap Allah Ta’ala dengan kalbunya kecuali Allah pun akan menghadapkan kalbu kaum mukminin kepadanya. Hingga Allah pun akan menganugerahkan kecintaan kaum mukminin dan kasih sayang mereka kepadanya.” [Tafsir Al-Qur’an Al-‘adzim 5/269]


Imam asy-Syaukani rahimahullah menyatakan, ”إِنَّمَا سُمِّيَ رمضان لأنهُ يَرْمِضُ_الذنوب أي : يحرقها يذيبها لما يقع فيه من العبادة.” “Sesungguhnya dinamakan dengan Ramadhan karena bulan tersebut membakar (يرمض) dosa-dosa dan melelehkannya karena berbagai ibadah yang dilakukan pada bulan tersebut.” [Faidhul Qodir 3/3]


Jika seseorang tetap duduk di tempat shalatnya untuk menunggu terbitnya matahari lalu ia shalat dua rekaat. Namun ia bangkit (berpindah) dari tempatnya ke tempat yang lain. Dengan tujuan untuk mendengarkan dzikir atau memotivasi diri (supaya) tidak tidur. Maka yang demikian ini tidak mengapa karena tempat shalatnya sama.


Aisyah radhiyallahu anha berkisah, “Suatu ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam masuk ke dalam rumah. Tiba-tiba beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mendengar suara tangisan seorang anak kecil. Maka beliau bersabda, مَا لِصَبِيِّكُمْ هَذَا يَبْكِى فَهَلاَّ اسْتَرْقَيْتُمْ لَهُ مِنَ الْعَيْنِ “Kenapa anak kecil kalian ini menangis terus? Tidakkah kalian merukyahnya agar dia sembuh dari penyakit ain.” […]


Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menyatakan, “القَلْبُ لَا يَدْخُلُهُ حَقَائِقُ الإِيْمَانِ ، إِذَا كَانَ فِيْهِ مَا يُنَجِّسُهُ : مِنْ الكِبْرِ وَالحَسَدِ.” “Hakikat keimanan tidak akan bisa masuk ke dalam kalbu, jika di dalam kalbu tesebut terdapat sesuatu yang mengotorinya baik berupa sifat sombong atau hasad.” [Majmu’ul Fataawa 13/242]


Al-Hafidz Ibnu Rajab al-Hanbali rahimahullah menegaskan, “فالأيام خزائن للناس ممتلئة بما خزنوه فيها من خير وشر ، وفي يوم القيامة تفتح هذه الخزائن لأهلها ، فالمتقون يجدون في خزائنهم العز والكرامة ، والمذنبون يجدون في خزائنهم الحسرة والندامة.” “Hari-hari itu seperti perbendaharaan bagi manusia yang dipenuhi dengan kebaikan dan keburukan yang telah mereka simpan. Pada […]