Baca artikel Islami pilihan dari berbagai media terpercaya
Fadhilatus Syaikh Doktor Abu Abdil Mu’iz Muhammad Ali Firkous Hafizhahullah Ta’ala الحمد لله ربِّ العالمين، والصلاة والسلام على مَن أرسله اللهُ رحمةً
Pelajaran KITAB BULUGHUL MARAM Karya Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-’Asqalani rahimahullah Disusun oleh : Tim thullab Ma’had As-Salafy Jember Muqaddimah Al-Hafizh Ibnu Hajar
NASEHAT UNTUK HIZBUT TAHRIR TERKAIT HADITS NISHFU SYA’BAN Alhamdulillah, segenap puji hanya untuk Allah Subhaanahu Wa Ta’ala, semoga sholawat dan salam senantiasa
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: خَيْرُ الْأَصْحَابِ عِنْدَ اللهِ خَيْرُهُمْ لصَاحِبِهِ وَخَيْرُ الْجِيْرَانِ عِنْدَ اللهِ خَيْرُهُمْ لِجَارِهِ “Sebaik-baik sahabat di sisi
Sungguh tak ada manusia di muka bumi ini yang lebih sayang kepada orang beriman selain Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam. Penderitaan orang-orang beriman
Dalam riwayat Imam yang empat kecuali Nasai: Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam mengusap bagian bawah khuf dan bagian bawahnya” Dalam sanadnya Dhaif (Kitab
Dari Thalhah bin Musharif dari bapaknya dari kakeknya: “Aku melihat Rasulullah memisahkan antara berkumur dan memasukkan air ke hidung” (HR Abu Daud).
Dari Jabir bin Abdillah: “Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam jika berwudhu menuangkan air di dua sikunya” (HR Daraqutni) (Kitab Thaharah bab Wudhu) SEBAB
Dari Abdullah bin Zaid: “Rasulullah mengambil air untuk dua telinganya berbeda dengan air yang ia gunakan untuk mengusap kepalanya” HR. Baihaqi Derajat
Hadits Keempat: 6844- (إني فرضت على أمتي قراءة ((يس)) كل ليلة، فمن داوم على قراءتها كل ليلة ثم مات، مات شهيدا).
Sulaiman ibnul Asy’ats As-Sijistani yang lebih dikenal dengan kunyahnya Abu Dawud rahimahullahu berkata: Sulaiman bin Dawud Al-Mahri telah menyampaikan kepadaku, ia berkata:
Dari Abu Umamah Al Bahili (Artinya): “Sesungguhnya air tidak bisa ternajisi sesuatupun, kecuali jika berubah baunya atau rasanya atau warnanya”(HR Ibnu Majah)